BibTex Citation Data :
@article{JPK21229, author = {Rahmat Pratomo and Dwiana Tufail and Zumrotul Islamiah and Muhammad Firdaus}, title = {INVESTIGASI POLA SEBARAN SPASIAL DAN TINGKAT KERAWANAN KRIMINALITAS SEBELUM, SAAT, DAN SETELAH PANDEMI COVID-19 DI KOTA BALIKPAPAN}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {12}, number = {1}, year = {2024}, keywords = {COVID-19; Kerawanan Kriminalitas; Pola Sebaran Kriminalitas}, abstract = { Adanya pandemi COVID-19 diketahui berimplikasi terhadap keberlanjutan perkotaan. Salah satunya adalah tindak kriminalitas. Adanya kebijakan pembatasan kegiatan berpotensi menyebabkan pergeseran perilaku masyarakat termasuk dalam tindak kriminal. Akan tetapi, dampak tersebut dapat bervariasi tergantung kepada kondisi masyarakat dan karakteristik kawasan perkotaan itu sendiri. Sejauh ini, belum banyak yang mengaitkan antara fenomena kriminalitas terutama sebaran spasial dan tingkat kerawanannya dengan COVID-19, khususnya pada setiap periode COVID-19 yaitu pada masa sebelum, saat dan setelah COVID-19, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola sebaran kriminalitas serta tingkat kerawanan kriminalitas di Kota Balikpapan pada periode sebelum, saat dan setelah COVID-19. Pola kriminalitas ditentukan menggunakan A verage Nearest Neighborhood (ANN), serta tingkat kerawanan kriminalitas ditentukan menggunakan K-Means Cluster ing. Berdasarkan hasil analisis, kriminalitas di Kota Balikpapan pada semua periode menunjukkan pola yang mengelompok ( Cluster ed). Kemudian kriminalitas pada periode sebelum dan setelah COVID-19 menunjukkan tingkat kerawanan yang sama, yaitu kerawanan tinggi di Kecamatan Balikpapan Kota dan Balikpapan Selatan, kerawanan sedang di Kecamatan Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara, kerawanan rendah di Kecamatan Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur. Sedangkan periode saat COVID-19, Kecamatan Balikpapan Barat menunjukkan kerawanan sedang, dimana berbeda dengan kedua periode lainnya yang menunjukkan kerawanan rendah. }, issn = {2503-0361}, pages = {50--61} doi = {10.14710/jpk.12.1.50-61}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/21229} }
Refworks Citation Data :
Adanya pandemi COVID-19 diketahui berimplikasi terhadap keberlanjutan perkotaan. Salah satunya adalah tindak kriminalitas. Adanya kebijakan pembatasan kegiatan berpotensi menyebabkan pergeseran perilaku masyarakat termasuk dalam tindak kriminal. Akan tetapi, dampak tersebut dapat bervariasi tergantung kepada kondisi masyarakat dan karakteristik kawasan perkotaan itu sendiri. Sejauh ini, belum banyak yang mengaitkan antara fenomena kriminalitas terutama sebaran spasial dan tingkat kerawanannya dengan COVID-19, khususnya pada setiap periode COVID-19 yaitu pada masa sebelum, saat dan setelah COVID-19, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pola sebaran kriminalitas serta tingkat kerawanan kriminalitas di Kota Balikpapan pada periode sebelum, saat dan setelah COVID-19. Pola kriminalitas ditentukan menggunakan Average Nearest Neighborhood (ANN), serta tingkat kerawanan kriminalitas ditentukan menggunakan K-Means Clustering. Berdasarkan hasil analisis, kriminalitas di Kota Balikpapan pada semua periode menunjukkan pola yang mengelompok (Clustered). Kemudian kriminalitas pada periode sebelum dan setelah COVID-19 menunjukkan tingkat kerawanan yang sama, yaitu kerawanan tinggi di Kecamatan Balikpapan Kota dan Balikpapan Selatan, kerawanan sedang di Kecamatan Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara, kerawanan rendah di Kecamatan Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur. Sedangkan periode saat COVID-19, Kecamatan Balikpapan Barat menunjukkan kerawanan sedang, dimana berbeda dengan kedua periode lainnya yang menunjukkan kerawanan rendah.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.