skip to main content

PENERAPAN KONSEP TEKNOLOGI BAHAN BAKAR JUMPUTAN PADAT (BBJP) SEBAGAI UPAYA MENGURANGI KEBUTUHAN LAHAN TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH CILOWONG, SERANG, BANTEN

*Budi Heri Pirngadi  -  Program studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Pasundan, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Zaenal Ramdhani  -  Program studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Pasundan, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Reza Pangestu  -  Program studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Universitas Pasundan, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2024 Jurnal Pengembangan Kota

Citation Format:
Abstract

Timbulan sampah yang tidak sebanding dengan ketersediaan lahan TPA telah menjadi masalah utama pengelolaan sampah di perkotaan. Hal tersebut juga terjadi di Kota dan Kabupaten Serang Provinsi Banten. TPA yang melayani Sampah dari kedua daerah tersebut yaitu TPA Cilowong saat ini sudah melebihi kapasitas. Di sisi lain sampah dari dua daerah tersebut berpotensi untuk dibuat Bahan Bakar Jemputan Padat (BBJP) atau bahan bakar jumputan padat (BBJP).  Penelitian ini bertujuan untuk membahas upaya mengurangi kebutuhan lahan TPA dengan mengolah sampah yang masuk ke TPA menjadi BBJP. Metodologi yang digunakan adalah menggunakan metoda kuantitatif.  Berdasarkan hasil penelitian diketahui potensi kalor sampah yang masuk ke TPA Cilowong dalam keadaan kering yaitu 5.626,67 kCal/Kg layak untuk dijadikan BBJP.  Dengan jumlah sampah setiap hari sebanyak 454 ton/hari maka dapat dihasilkan BBJP sebanyak 136–181 ton setiap harinya. Selain itu, di Kota dan Kabupaten Serang terdapat potensi pemanfaatan BBJP pada lima PLTU dan dua pabrik semen yang saat ini menggunakan batu bara.  Dengan mengolah sampah yang masuk ke TPA Cilowong menjadi BBJP maka dapat mengurangi kebutuhan lahan TPA untuk 10 tahun ke depan seluas 67 Ha. Artikel ini memiliki kontribusi bagi bidang ilmu teknik lingkungan dan perencanaan wilayah  terutama perencanaan infrastruktur pengelolaan sampah.

Keywords: Sampah; TPA; Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP)

Article Metrics:

Article Info
Section: ARTICLES
Language : ID
  1. Abd Kadir, S. A. S., Yin, C.-Y., Rosli Sulaiman, M., Chen, X., & El-Harbawi, M. (2013). Incineration of Municipal Solid Waste in Malaysia: Salient Issues, Policies and Waste-to-Energy Initiatives. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 24, 181-186. Doi: https://doi.org/10.1016/j.rser.2013.03.041
  2. Alter, H. (1987). The History of Refuse-Derived Fuels. Resources and Conservation, 15(4), 251-275. Doi: https://doi.org/10.1016/0166-3097(87)90074-5
  3. Amany, M. D. (2023). Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak dengan Proses Pirolisis. Prosiding Sains dan Teknologi, 2(1), 501-505
  4. Ariyanti, S., Iva Yenis, S., Fatimah Dinan, Q., Nurulbaiti Listyendah, Z., Mega Mutiara, S., Eva Nur, F., . . . Suryawan, I. W. K. (2021). Refuse Derived Fuel for Energy Recovery by Thermal Processes. A Case Study in Depok City, Indonesia. Journal of Advanced Research in Fluid Mechanics and Thermal Sciences, 88(1), 12-23. Doi: 10.37934/arfmts.88.1.1223
  5. Chaerul, M., & Wardhani, A. K. (2020). Refuse Derived Fuel (RDF) dari Sampah Perkotaan dengan Proses Biodrying: Review. 2020, 17(1), 13. Doi: 10.14710/presipitasi.v17i1.62-74
  6. Chang, Y.-H., Chen, W. C., & Chang, N.-B. (1998). Comparative Evaluation of RDF and MSW Incineration. Journal of Hazardous Materials, 58(1), 33-45. Doi: https://doi.org/10.1016/S0304-3894(97)00118-0
  7. Fadli, M., Kamal, D. M., & Adhi, P. M. (2019). Analisis Swot Untuk Direct Co-Firing Batubara Dengan Pellet Sampah Pada Boiler Tipe Cfbc. Politeknologi, 18(3), 271-280. Doi: https://doi.org/10.32722/pt.v18i3.2391
  8. Farida, A., & Ekananda, B. (2023). Dampak Penggunaan Kemasan Guna Ulang Terhadap Pengurangan Sampah Kemasan Sekali Pakai (Studi Kasus Konsumen Layanan Alner di Jakarta). Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(2), 548-556. Doi: https://dx.doi.org/10.26418/jtllb.v11i2.65169
  9. Faridha, & Pirngadie, B. H. (2015). Potensi Pemanfaatan Sampah Menjadi Listrik Di TPA Cilowong Kota Serang Provinsi Banten. Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan, 14(2), 103-116
  10. Febriyanto, R. (2017). Analisis Sistem Pengelolaan Sampah Kota (Studi Kasus: Kota Serang). Paper presented at the Seminar Nasional Teknologi Pengelolaan Limbah XV 2017
  11. Fitrianingrum, Y., & Surjasatyo, A. (2023). Techno-Economic Analysis of Co-Firing Waste Refused Derived Fuel (Rdf) in Coal-Fired Power Plant. International Journal of Engineering Business and Social Science, 1(05), 372-386. Doi: https://doi.org/10.58451/ijebss.v1i05.65
  12. Ganesh, T., Vignesh, P., & Kumar, G. A. (2013). Refuse Derived Fuel to Electricity. International Journal of Engineering Research & Technology (IJERT), 2(9), 2930–2932
  13. Helmi, P., Solihin, D. F., & Solihin, S. (2017). KajianTeknologi Co-Firing Batubara dengan Biomasa DI tekMIRA Bandung. Prosiding Teknik Pertambangan, 19-24. Doi: http://dx.doi.org/10.29313/pertambangan.v0i0.5492
  14. Hemidat, S., Saidan, M., Al-Zu’bi, S., Irshidat, M., Nassour, A., & Nelles, M. (2019). Potential Utilization of RDF as an Alternative Fuel to be Used in Cement Industry in Jordan. Sustainability, 11(20). Retrieved from Doi: 10.3390/su11205819
  15. Hutabarat, I. N., Priyambada, I. B., Samudro, G., Lokahita, B., Syafrudin, S., Wardhana, I. W., & Hadiwidodo, M. (2018). Potensi Material Sampah Combustible pada Zona Pasif TPA Jatibarang Semarang sebagai Bahan Baku RDF (Refuse Derived Fuel). 2018, 7(1), 5. Doi: 10.22441/jtm.v7i1.2241
  16. Indrajaya, E. I. S. (2023). Strategi Dinas Lingkungan Hidup Dalam Pengelolaan Sampah di Kota Bekasi Studi Kasus: di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu. (Doctoral Dissertation), Universitas Islam" 45", Bekasi
  17. Krisnawati, K. (2022). Collaborative Governance: Governance of the Parit Enam Landfill in Pangkal Pinang City: Collaborative Governance: Tata Kelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Parit Enam Kota Pangkal Pinang. Journal of Politics and Democracy, 2(1), 24-32. Doi: 10.61183/polikrasi.v2i1.34
  18. Mulhidi, Wicaksana, F., & Azwarudin. (2022). Analisis Co-Firing Refused Derived Fuel (RDF) Di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang. Jurnal Sanitasi dan Lingkungan, 3(1)
  19. Mulyati, B., Ilmi, Y. F., & Basri, A. (2023). Sosialisasi Pengelolaan Sampah sebagai Upaya Peningkatan Peran Masyarakat dalam Mengelola Sampah di Kota Serang. BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT, 5(1), 26-34. Doi: 10.30656/ps2pm.v5i1.6285
  20. Murniati, N., Irawati, M. H., & Rohman, F. (2021). Edukasi Metode Kompos Takakura Sebagai Upaya Penanganan Sampah Basah Rumah Tangga. Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 19(2), 372-388. Doi: https://doi.org/10.33369/dr.v19i2.18212
  21. Novita, D. M., & Damanhuri, E. (2010). Perhitungan Nilai Kalor Berdasarkan Komposisi dan Karakteristik Sampah Perkotaan di Indonesia Dalam Konsep Waste to Energy. Jurnal Teknik Lingkungan(Vol 16, No 2 (2010)), 103-114
  22. Pedersen, A., Sørensen, C., Proctor, G., Carpenter, G., & Ekström, J. (2018). Salivary Secretion in Health and Disease. Journal of oral rehabilitation, 45(9), 730-746. Doi: https://doi.org/10.1111/joor.12664
  23. Permen PU Nomor 3/PRT/M/ 2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga
  24. Pitak, I., Baltusnikas, A., Cesniene, J., & Denafas, G. (2022). Development of Technological Line for Solid Recovered Fuel Production and Its Utilization in the Cement Industry: The Case Study of Lithuania. Eastern-European Journal of Enterprise Technologies, 1(6), 53-63. Doi: https://doi.org/10.15587/1729-4061.2022.251439
  25. Prihatin, R. B. (2020). Pengelolaan Sampah di Kota Bertipe Sedang: Studi Kasus di Kota Cirebon dan Kota Surakarta. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(1), 1-16. Doi: 10.22212/aspirasi.v11i1.1505
  26. Shapouri, M., & Hassanzadeh Moghimi, O. (2018). RDF Production from Municipal Wastes (Case Study: Babol City). Environmental Energy and Economic Research, 2(2), 137-144. Doi: 10.22097/eeer.2018.149284.1044
  27. Solusi Bangun Indonesia. (2019). Production of Refuse-Derived Fuel ( RDF ) as Alternative Fuel in Cement Kiln (pp. 1-34): Semen Indonesia Group
  28. Suganal, S., & Gandhi Kurnia, H. (2019). Bahan Bakar Co-Firing Dari Batubara dan Biomassa Tertorefaksi Dalam Bentuk Briket (Skala Laboratorium). Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara(Vol 15, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Edisi Januari 2019), 31-48. Doi: https://doi.org/10.30556/jtmb.Vol15.No1.2019.971
  29. Suhendi, E., Heriyanto, H., Jundika, P., & Rizkiantika, N. (2023). Characteristics of Refuse-Derived Fuel (RDF) at The Waste Processing Facility (WPF) of The Faculty of Engineering, Untirta. World Chemical Engineering Journal, 7(1), 6-10. Doi: http://dx.doi.org/10.36055/wcej.v7i1.20614
  30. Ummatin, K. K., & Setyaningrum, P. (2015). Pemodelan Pengelolaan Sampah Kota Sebagai Bahan Energi Alternatif di Kabupaten Gresik. Seminar Nasional Terpadu Keilmuan Teknik Industri, 65-74
  31. Wijaya, A. S., Pebrianto, S. E., Balqis, Y., Lestari, S. P., Aswan, A., & Febriana, I. (2020). Prototipe Reaktor Hidrotermal Pengolahan Sampah Menjadi Bahan Bakar Padat. Paper presented at the Prosiding Seminar Mahasiswa Teknik Kimia
  32. Wyka, K., & Skorek-Osikowska, A. (2020). Best Available Technologies for Waste Co-Firing Applications. Architecture, Civil Engineering, Environment, 13(1), 139-150. Doi: 10.21307/acee-2020-012

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.