BibTex Citation Data :
@article{JPK13870, author = {Siti Rukmana and Anak Agung Sagung Widyastuty and Sucipto Sucipto}, title = {PERAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN KAMPUNG WISATA BERBASIS KOMUNITAS DI MASA PANDEMI COVID - 19}, journal = {Jurnal Pengembangan Kota}, volume = {11}, number = {2}, year = {2024}, keywords = {Community Based Tourism (CBT); Kampung wisata; Partisipasi Perempuan}, abstract = { Rencana induk pariwisata Kota Surabaya tahun 2017 mencatat terdapat 21 objek kampung wisata. Kampung wisata ini memiliki tipologi yang berbeda sesuai dengan ciri khas dan keunggulannya, seperti Kampung Arab, Kampung Gundih, Kampung Hijau dan kampung tematik lainnya. Salah satu daya tarik dari kegiatan kampung wisata adalah keikutsertaan perempuan dalam aktivitas pariwisata kreatif di kampung-kampungnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan eksistensi kampung wisata selama pandemi Covid 19 dengan pendekatan Community Based Tourism (CBT) dan peranan perempuan dalam mempertahankan kampung wisata. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis skoring dan analisis Nvivo 12 plus. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 6 kampung yang masuk dalam kategori dengan konsep CBT di masa pandemi Covid 19, yaitu Kampung Kue, Kampung Krupuk Gunung Anyar, Kampung Tempe Tenggilis, Kampung Hijau Jambangan, Kampung Sepatu Osowilangon, Kampung Herbal Genteng. Peran perempuan dalam mempertahankan kampung wisata yaitu 88% sebagai pelaksana dan 28% sebagai pemantau. }, issn = {2503-0361}, pages = {112--123} doi = {10.14710/jpk.11.2.112-123}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpk/article/view/13870} }
Refworks Citation Data :
Rencana induk pariwisata Kota Surabaya tahun 2017 mencatat terdapat 21 objek kampung wisata. Kampung wisata ini memiliki tipologi yang berbeda sesuai dengan ciri khas dan keunggulannya, seperti Kampung Arab, Kampung Gundih, Kampung Hijau dan kampung tematik lainnya. Salah satu daya tarik dari kegiatan kampung wisata adalah keikutsertaan perempuan dalam aktivitas pariwisata kreatif di kampung-kampungnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan eksistensi kampung wisata selama pandemi Covid 19 dengan pendekatan Community Based Tourism (CBT) dan peranan perempuan dalam mempertahankan kampung wisata. Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis skoring dan analisis Nvivo 12 plus. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 6 kampung yang masuk dalam kategori dengan konsep CBT di masa pandemi Covid 19, yaitu Kampung Kue, Kampung Krupuk Gunung Anyar, Kampung Tempe Tenggilis, Kampung Hijau Jambangan, Kampung Sepatu Osowilangon, Kampung Herbal Genteng. Peran perempuan dalam mempertahankan kampung wisata yaitu 88% sebagai pelaksana dan 28% sebagai pemantau.
Article Metrics:
Last update:
Starting from Volume 13 Number 2 2025, authors who publish in the Jurnal Pengembangan Kota retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0). Before Volume 13 Number 2 2025, copyright was still owned by the publisher, Universitas Diponegoro. To support a better open-access program, we have created a new policy so that authors have full copyright ownership. Readers and third parties may also use the content in accordance with the CC BY-NC-SA license. This includes the ability to reproduce, modify, and build upon the article, as long as proper attribution is given, and any resulting work is distributed under the same license.