Aktivitas Antibakteri Ekstrak Jeruju Acanthus ilicifolius terhadap Bakteri Multi Drug Resistant

*Delianis Pringgenies  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Wilis Ari Setyati  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Dwicahyo Setiyo Wibowo  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ali Djunaedi  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 8 Jan 2020; Revised: 25 Feb 2020; Accepted: 10 Apr 2020; Published: 27 May 2020; Available online: 27 May 2020.
Open Access Copyright (c) 2020 Jurnal Kelautan Tropis
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

This study aims to determine the antibacterial activity of the Jeruju fraction extract (roots, stems and leaves) against Multi Drug Resistant (MDR) bacteria. Extraction uses the solid-liquid extraction method. Fractionation was done by Thin Layer Chromatography (TLC) and Open Column Chromatography (OCC). The antibacterial activity was tested by the diffusion method for different concentrations. The test bacteria were MDR bacteria: Klebsiella sp, Coagulant negative stapylococi (CNS), Enterobacter 5, Enterobacter 10, E. Coli and Pseudomonas sp. The activity test results showed the crude extract of the root with ethyl acetate solvent had the highest antibacterial activity. The results of the Open Column Chromatography activity test showed that the fraction I, II and III of the root extracts had antibacterial activity against the test bacteria. Fraction I was active against Enterobacter 5 with inhibition zones of 10.0 ± 0.34 mm. Fraction II was active against Coagulant negative stapylococi with inhibition zone diameters of 11.80 ± 0.16 mm. Fraction III has the highest antibacterial activity against Enterobacter 10, Klebsiella sp, Pseudomonas sp. danE. Coli successively produce inhibition zones (13.98mm ± 0.58), (13.22mm ± 0.50), (13.15mm ± 1.15) and (13.10mm ± 0.04) and the highest in and Results the study concluded that root extracts had the highest antibacterial bioactivity compounds compared to stem and leaf extract samples. Furthermore, the MDR antibacterial activity test showed that the sample III fraction had the best inhibitory zone on the best bacteria as an anti-bacterial MDR: Klebsiella sp, Enterobacter 10, E. Coli and Pseudomonas sp

 

 

Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri fraksi ekstrak Jeruju, (akar, batang dan daun) terhadap bakteri Multi Drug Resistant (MDR). Ekstraksi menggunakan metode ekstraksi padat-cair. Fraksinasi dilakukan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) dan Kromatografi Kolom Terbuka (KKT). Uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi agar konsentrasi yang berbeda. Bakteri uji adalah bakteri MDR: Klebsiella sp, Coagulant negative stapylococi (CNS), Enterobacter 5, Enterobacter 10, E. Coli dan Pseudomonas sp. Hasil uji aktifitas antibakteri menunjukan ekstrak kasar akar dengan pelarut etil asetat memiliki aktifitas antibakteri tertinggi pada semua bakteri uji. Hasil uji aktivitas fraksi Kromatografi Kolom Terbuka memperlihatkan fraksi I, II dan III ekstrak akar memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri uji. Fraksi I aktif terhadap Enterobacter 5 dengan zona hambat 10,0±0,34 mm. Fraksi II aktif terhadap Coagulant negative stapylococi dengan diameter zona hambat 11,80±0,16 mm. Fraksi III memiliki aktivitas antibakteri yang paling tinggi terhadap Enterobacter 10, Klebsiella sp, Pseudomonas sp. dan E. Coli. berturut – turut menghasilkan zona hambat (13,98mm ±0,58), (13,22mm ±0,50), (13,15mm ±1,15) dan (13,10mm ±0,04) serta tertinggi pada dan Hasil penelitian disimpulkan bahwa ekstrak akar memiliki senyawa bioaktifitas antibakteri tertinggi dibandingkan sampel ekstrak batang dan daun. Selanjutnya uji aktifitas antibakteri MDR memperlihatkan bahwa sampel fraksi III memiliki zona hambat terbaik pada bakteri terbaik sebagai anti bakteri MDR: Klebsiella sp, Enterobacter 10, E. Coli dan Pseudomonas sp

Keywords: Acanthus ilicifolius; anti bakteri; MDR; KKT; KLT

Article Metrics:

Last update: 2021-04-18 06:02:29

No citation recorded.

Last update: 2021-04-18 06:02:30

No citation recorded.