skip to main content

Logam Berat Fe dan Cr pada Organiseme Laut: Ikan, Udang dan Rajungan di Pesisir Semarang Jawa Tengah

Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia

Received: 3 Mar 2026; Revised: 15 Apr 2026; Accepted: 26 Apr 2026; Available online: 1 Jun 2026; Published: 10 Jun 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Kelautan Tropis under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Pesisir kota Semarang terdapat beberapa industri yang menggunakan logam.  Aktifitas tersebut akan berdampak pada ekosistem laut terutama biota laut yang hidup didalamya.  Penelitian bertujuan untuk mengetahui kontaminansi logam Besi (Fe) dan Kromium (Cr) pada biota laut di pesisir Semarang.  Analisa konsentrasi Fe dan Cr dalam jaringan biota menguunakan ICPMS.  Hasil analisa menunjukan ditemukanya logam Cr dan Fe dalam biota seperti udang putih (P. Merguensis), rajungan (P. pelagicus), dan ikan belanan (Mugil sp).  Konsentrasi logam Fe menunjukan konsentrasi lebih tinggi pada ketiga organisme laut tersebut bila dibandingkan dengan logam Cr.  Konsentrasi logam Fe antara 0,27 – 0,909 ppm sedangkan konsentrasi logam Cr berkisar antara 0,06 – 0,214 ppm.  Sedangkan konsentrasi logam Fe dalam air laut rata rata 1,4 ppm sedangkan Cr 0,87 ppm.

Keywords: Kontaminasi; besi; kromium; biota laut

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.