Jurusan Manajemen Sumberdaya Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Mulawarman, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JKT30970, author = {Lilo Marfiana and Ristiana Eryati and Nurfadilah Nurfadilah}, title = {Analisis Morfometrik Dan Estimasi Tingkat Eksploitasi Ikan Hiu Yang Tertangkap Di Perairan Balikpapan Kalimantan Timur}, journal = {Jurnal Kelautan Tropis}, volume = {29}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Ikan Hiu; Tertangkap; Eksploitasi; Perairan Balikpapan}, abstract = { Ikan hiu umumnya ditemukan di wilayah pesisir hingga kedalaman 200 meter sehingga rentan tertangkap oleh nelayan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies ikan hiu melalui analisis morfometrik serta mengestimasi tingkat eksploitasi Ikan Hiu Sirip Hitam ( Carcharhinus limbatus ) yang tertangkap di Perairan Balikpapan. Penelitian ini dilaksanakan selama periode bulan Desember 2024 hingga Mei 2025 dengan menggunakan metode purposive sampling yang bersumber dari hasil tangkapan nelayan setempat. Lokasi pengambilan sampel bertempat di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Filial Klandasan, Balikpapan, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi FiSAT II. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi empat spesies ikan hiu yang tertangkap di perairan tersebut, yaitu Carcharhinus amblyrhynchos , Sphyrna lewini , Rhynchobatus australiae , serta Carcharhinus limbatus yang merupakan spesies dengan jumlah tangkapan terbanyak dibandingkan spesies lainnya. Mayoritas individu ikan hiu yang tertangkap masih berstatus juvenil atau belum dewasa, dengan total tangkapan terdiri atas 79 ekor betina dan 21 ekor jantan. Analisis hubungan panjang dan berat yang dilakukan pada spesies C. limbatus menunjukkan korelasi yang sangat signifikan dengan nilai koefisien korelasi r > 0,92, yang berarti terdapat keterkaitan yang erat antara panjang dan berat tubuh ikan. Estimasi tingkat eksploitasi pada spesies C. limbatus menghasilkan nilai E = 0,45, yang mengindikasikan bahwa spesies ini masih berada dalam kondisi underfishing atau tingkat eksploitasi yang tergolong rendah dan belum melampaui ambang batas optimal yang diperbolehkan, sehingga populasinya masih relatif aman dari ancaman penangkapan berlebihan. }, issn = {2528-3111}, pages = {113--122} doi = {10.14710/jkt.v29i1.30970}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jkt/article/view/30970} }
Refworks Citation Data :
Ikan hiu umumnya ditemukan di wilayah pesisir hingga kedalaman 200 meter sehingga rentan tertangkap oleh nelayan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi spesies ikan hiu melalui analisis morfometrik serta mengestimasi tingkat eksploitasi Ikan Hiu Sirip Hitam (Carcharhinus limbatus) yang tertangkap di Perairan Balikpapan. Penelitian ini dilaksanakan selama periode bulan Desember 2024 hingga Mei 2025 dengan menggunakan metode purposive sampling yang bersumber dari hasil tangkapan nelayan setempat. Lokasi pengambilan sampel bertempat di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Filial Klandasan, Balikpapan, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi FiSAT II. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi empat spesies ikan hiu yang tertangkap di perairan tersebut, yaitu Carcharhinus amblyrhynchos, Sphyrna lewini, Rhynchobatus australiae, serta Carcharhinus limbatus yang merupakan spesies dengan jumlah tangkapan terbanyak dibandingkan spesies lainnya. Mayoritas individu ikan hiu yang tertangkap masih berstatus juvenil atau belum dewasa, dengan total tangkapan terdiri atas 79 ekor betina dan 21 ekor jantan. Analisis hubungan panjang dan berat yang dilakukan pada spesies C. limbatus menunjukkan korelasi yang sangat signifikan dengan nilai koefisien korelasi r > 0,92, yang berarti terdapat keterkaitan yang erat antara panjang dan berat tubuh ikan. Estimasi tingkat eksploitasi pada spesies C. limbatus menghasilkan nilai E = 0,45, yang mengindikasikan bahwa spesies ini masih berada dalam kondisi underfishing atau tingkat eksploitasi yang tergolong rendah dan belum melampaui ambang batas optimal yang diperbolehkan, sehingga populasinya masih relatif aman dari ancaman penangkapan berlebihan.
Article Metrics:
Last update:
Upon acceptance for publication, authors agree to transfer the copyright of their article to Jurnal Kelautan Tropis, while retaining the right to reuse their work under the terms of the open license applied.
From the date of publication, the copyright for each article is held by Jurnal Kelautan Tropis. This transfer allows the journal to manage, disseminate, and preserve scholarly content in accordance with international standards and open access best practices.
Although copyright is held by the journal, all published articles are made available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Under this license, anyone may:
Copy and redistribute the material in any medium or format
Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
provided that:
Appropriate credit is given to the original author(s) and the source
Indications are made of any changes that were made
Derivative works are distributed under the same license (CC BY-SA 4.0)
While copyright is held by the journal, authors retain important reuse rights. Authors may:
Reuse the published version of their article in future works, including books, compilations, and lectures
Deposit the published version in institutional or subject repositories
Share the article freely, including on personal websites or academic networks
as long as the original publication in Jurnal Kelautan Tropis is cited and the CC BY-SA 4.0 license terms are respected.
Authors must ensure that any third-party content included in the article (e.g., figures, images, datasets) is either original, in the public domain, or licensed for reuse under compatible terms. If specific permissions are required, authors must obtain them prior to submission.
For questions regarding copyright or licensing, please contact the editorial office at: j.kelautantropis@gmail.com
View My Stats
Jurnal Kelautan Tropis is published by Departement of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.