Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Jenderal Soedirman, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JKT30606, author = {Nabiel Labib Muhammad and Any Kurniawati and Hendrayana Hendrayana and Ratna Juita Sari}, title = {Analisis Timbal Sedimen Mangrove dan Struktur Komunitas Gastropoda di Perairan Demang Gedi, Kabupaten Purworejo}, journal = {Jurnal Kelautan Tropis}, volume = {29}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Bioindikator; Pencemaran logam berat; Struktur komunitas bentik; Ekosistem pesisir}, abstract = { Ekosistem mangrove berperan penting dalam menjaga keanekaragaman hayati pesisir, termasuk komunitas makrozoobentos seperti gastropoda. Aktivitas manusia di wilayah pesisir berpotensi menyebabkan pencemaran logam berat, salah satunya timbal (Pb), yang dapat berdampak terhadap struktur komunitas organisme bentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan Pb pada sedimen serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap struktur komunitas gastropoda di Kawasan Edukasi Mangrove Demang Gedi, Kabupaten Purworejo. Pengambilan sampel dilakukan pada enam stasiun menggunakan core sampler untuk sedimen dan kuadrat berukuran 1×1 m untuk gastropoda. Analisis kandungan Pb pada sedimen dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), sedangkan struktur komunitas gastropoda dianalisis menggunakan indeks kelimpahan, keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (D). Kandungan Pb pada sedimen berada pada kisaran 0,98–18,04 mg/kg dengan nilai rata-rata 10,86 mg/kg, dan seluruh nilai masih berada di bawah baku mutu sedimen menurut Canadian Council of Ministers of the Environment (CCME). Komunitas gastropoda terdiri atas 8 spesies dari 3 famili dan didominasi oleh Faunus ater dengan proporsi 98,38%. Nilai keanekaragaman dan keseragaman tergolong rendah, sedangkan indeks dominansi menunjukkan nilai tinggi. Analisis regresi linier menunjukkan bahwa kandungan Pb pada sedimen hanya menjelaskan 24,7% variasi kelimpahan gastropoda, sehingga pengaruh Pb terhadap struktur komunitas gastropoda tergolong relatif kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas gastropoda di kawasan penelitian lebih dipengaruhi oleh toleransi spesies dan kondisi lingkungan lainnya dibandingkan oleh kandungan timbal pada sedimen }, issn = {2528-3111}, pages = {81--90} doi = {10.14710/jkt.v29i1.30606}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jkt/article/view/30606} }
Refworks Citation Data :
Ekosistem mangrove berperan penting dalam menjaga keanekaragaman hayati pesisir, termasuk komunitas makrozoobentos seperti gastropoda. Aktivitas manusia di wilayah pesisir berpotensi menyebabkan pencemaran logam berat, salah satunya timbal (Pb), yang dapat berdampak terhadap struktur komunitas organisme bentik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan Pb pada sedimen serta mengevaluasi pengaruhnya terhadap struktur komunitas gastropoda di Kawasan Edukasi Mangrove Demang Gedi, Kabupaten Purworejo. Pengambilan sampel dilakukan pada enam stasiun menggunakan core sampler untuk sedimen dan kuadrat berukuran 1×1 m untuk gastropoda. Analisis kandungan Pb pada sedimen dilakukan menggunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), sedangkan struktur komunitas gastropoda dianalisis menggunakan indeks kelimpahan, keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (D). Kandungan Pb pada sedimen berada pada kisaran 0,98–18,04 mg/kg dengan nilai rata-rata 10,86 mg/kg, dan seluruh nilai masih berada di bawah baku mutu sedimen menurut Canadian Council of Ministers of the Environment (CCME). Komunitas gastropoda terdiri atas 8 spesies dari 3 famili dan didominasi oleh Faunus ater dengan proporsi 98,38%. Nilai keanekaragaman dan keseragaman tergolong rendah, sedangkan indeks dominansi menunjukkan nilai tinggi. Analisis regresi linier menunjukkan bahwa kandungan Pb pada sedimen hanya menjelaskan 24,7% variasi kelimpahan gastropoda, sehingga pengaruh Pb terhadap struktur komunitas gastropoda tergolong relatif kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur komunitas gastropoda di kawasan penelitian lebih dipengaruhi oleh toleransi spesies dan kondisi lingkungan lainnya dibandingkan oleh kandungan timbal pada sedimen
Article Metrics:
Last update:
Upon acceptance for publication, authors agree to transfer the copyright of their article to Jurnal Kelautan Tropis, while retaining the right to reuse their work under the terms of the open license applied.
From the date of publication, the copyright for each article is held by Jurnal Kelautan Tropis. This transfer allows the journal to manage, disseminate, and preserve scholarly content in accordance with international standards and open access best practices.
Although copyright is held by the journal, all published articles are made available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Under this license, anyone may:
Copy and redistribute the material in any medium or format
Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
provided that:
Appropriate credit is given to the original author(s) and the source
Indications are made of any changes that were made
Derivative works are distributed under the same license (CC BY-SA 4.0)
While copyright is held by the journal, authors retain important reuse rights. Authors may:
Reuse the published version of their article in future works, including books, compilations, and lectures
Deposit the published version in institutional or subject repositories
Share the article freely, including on personal websites or academic networks
as long as the original publication in Jurnal Kelautan Tropis is cited and the CC BY-SA 4.0 license terms are respected.
Authors must ensure that any third-party content included in the article (e.g., figures, images, datasets) is either original, in the public domain, or licensed for reuse under compatible terms. If specific permissions are required, authors must obtain them prior to submission.
For questions regarding copyright or licensing, please contact the editorial office at: j.kelautantropis@gmail.com
View My Stats
Jurnal Kelautan Tropis is published by Departement of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.