skip to main content

Validasi Mangrove Health Index Berbasis Sentinel-2 di Bali dan Jawa Timur, Indonesia

1Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Indonesia

2Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Universitas Udayana, Indonesia

3Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Pertanian Sains Dan Teknologi, Universitas Warmadewa, Indonesia

4 Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan, Program Pascasarjana, Universitas Udayana, Indonesia

View all affiliations
Received: 17 Dec 2025; Revised: 5 Feb 2026; Accepted: 20 Feb 2026; Available online: 18 Mar 2026; Published: 18 Mar 2026.
Open Access Copyright (c) 2026 Jurnal Kelautan Tropis under http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0.

Citation Format:
Abstract

Hutan mangrove memegang peranan yang penting dalam perlindungan pesisir dan penyerapan karbon, namun ancaman degradasinya terus meningkat. Teknologi penginderaan jauh menawarkan solusi pemantauan efisien melalui Indeks Kesehatan Mangrove atau Mangrove Health Index (MHI) berbasis citra Sentinel-2 (MHI-S2). Penelitian ini mengevaluasi akurasi model empiris MHI-S2 dibandingkan dengan pengukuran MHI lapangan (MHI-L), pada ekosistem mangrove di Bali dan Jawa Timur. Data dikumpulkan dari 194 plot pada 6 lokasi berbeda di Bali dan Jawa Timur dengan pengamatan yang mencakup parameter tutupan tajuk, diameter batang, dan kerapatan pancang/sapling, yang kemudian disandingkan dengan MHI-S2 pada periode waktu berdekatan. Evaluasi kinerja menggunakan koefisien korelasi Pearson (r dan R²), metrik galat/error (RMSE, MAE, bias), koefisien korelasi konkordansi Lin (Lin’s CCC), serta analisis Bland–Altman. Hasil menunjukkan hubungan moderat antara MHI-S2 dan MHI-L (r = 0,71; R² = 0,50). Meski demikian, ditemukan bias positif yang cukup tinggi yaitu sebesar 20,6 yang mengindikasikan kecenderungan overestimasi oleh model MHI-S2. Rendahnya nilai Lin’s CCC (0,36) dan lebarnya rentang batas kesepakatan 95% hasil analisis Bland–Altman (–17 hingga +59) menegaskan akurasi yang terbatas pada skala plot. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model MHI-S2 yang tersedia saat ini belum sepenuhnya andal untuk estimasi nilai absolut MHI-L. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model empiris lanjutan serta validasi lapangan yang lebih intensif untuk meningkatkan presisi pemantauan berbasis satelit, demi mendukung keberhasilan manajemen konservasi mangrove.

Keywords: Hutan mangrove; Mangrove Health Index; Sentinel-2; penginderaan jauh; uji akurasi

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.