1Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia
2Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{JKT30347, author = {Eka Yasmin Sanda and Novi Indriyawati and Salwa Najah Fauriah and Supriyanto Supriyanto}, title = {Pengaruh Variasi Salinitas Terhadap Fase Pertumbuhan Mikroalga Tetraselmis chuii}, journal = {Jurnal Kelautan Tropis}, volume = {29}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Kepadatan sel; stres osmotik; korelasi}, abstract = { Tetraselmis chuii merupakan mikroalga uniseluler yang termasuk dalam famili Chlorodendraceae dan kelas Chlorodendrophyceae. Tetraselmis chuii memiliki masa depan yang menjanjikan sebagai sumber makanan atau produk kesehatan karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi salinitas terhadap fase pertumbuhan Tetraselmis chuii menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan salinitas (Kontrol = 30ppt, P1 = 27ppt, P2 = 35 ppt, dan P3 = 37 ppt) serta tiga ulangan. Pengamatan kepadatan sel (sel/mL) dilakukan menggunakan haemocytometer dan dianalisis secara statistik dengan uji korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan pola pertumbuhan normal melalui fase adaptasi, eksponensial, stasioner, dan kematian. Perlakuan yang menggunakan salinitas 35ppt (P2.1) dan 37ppt (P3.2) menunjukkan jumlah kepadatan sel yang lebih tinggi senilai 1.176 × sel/mL dan 2.692 × sel/mL, serta bertahan lebih lama dibandingkan perlakuan lainnya. Analisis statistik menunjukkan hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa salinitas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan jumlah sel Tetraselmis chuii (r = 0,054; Sig. = 0,625), sehingga perubahan salinitas tidak berdampak pada pertumbuhannya secara nyata. Uji ANOVA juga memberikan hasil yang serupa (F = 0,241; Sig. = 0,625), yang menunjukkan bahwa model regresi tidak signifikan dan variasi jumlah sel lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti nutrisi, pencahayaan, oksigen terlarut, pH, dan suhu, daripada salinitas. }, issn = {2528-3111}, pages = {104--112} doi = {10.14710/jkt.v29i1.30347}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jkt/article/view/30347} }
Refworks Citation Data :
Tetraselmis chuii merupakan mikroalga uniseluler yang termasuk dalam famili Chlorodendraceae dan kelas Chlorodendrophyceae. Tetraselmis chuii memiliki masa depan yang menjanjikan sebagai sumber makanan atau produk kesehatan karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi salinitas terhadap fase pertumbuhan Tetraselmis chuii menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan salinitas (Kontrol = 30ppt, P1 = 27ppt, P2 = 35 ppt, dan P3 = 37 ppt) serta tiga ulangan. Pengamatan kepadatan sel (sel/mL) dilakukan menggunakan haemocytometer dan dianalisis secara statistik dengan uji korelasi dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan pola pertumbuhan normal melalui fase adaptasi, eksponensial, stasioner, dan kematian. Perlakuan yang menggunakan salinitas 35ppt (P2.1) dan 37ppt (P3.2) menunjukkan jumlah kepadatan sel yang lebih tinggi senilai 1.176 × sel/mL dan 2.692 × sel/mL, serta bertahan lebih lama dibandingkan perlakuan lainnya. Analisis statistik menunjukkan hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan bahwa salinitas tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan jumlah sel Tetraselmis chuii (r = 0,054; Sig. = 0,625), sehingga perubahan salinitas tidak berdampak pada pertumbuhannya secara nyata. Uji ANOVA juga memberikan hasil yang serupa (F = 0,241; Sig. = 0,625), yang menunjukkan bahwa model regresi tidak signifikan dan variasi jumlah sel lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti nutrisi, pencahayaan, oksigen terlarut, pH, dan suhu, daripada salinitas.
Article Metrics:
Last update:
Upon acceptance for publication, authors agree to transfer the copyright of their article to Jurnal Kelautan Tropis, while retaining the right to reuse their work under the terms of the open license applied.
From the date of publication, the copyright for each article is held by Jurnal Kelautan Tropis. This transfer allows the journal to manage, disseminate, and preserve scholarly content in accordance with international standards and open access best practices.
Although copyright is held by the journal, all published articles are made available under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Under this license, anyone may:
Copy and redistribute the material in any medium or format
Remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially
provided that:
Appropriate credit is given to the original author(s) and the source
Indications are made of any changes that were made
Derivative works are distributed under the same license (CC BY-SA 4.0)
While copyright is held by the journal, authors retain important reuse rights. Authors may:
Reuse the published version of their article in future works, including books, compilations, and lectures
Deposit the published version in institutional or subject repositories
Share the article freely, including on personal websites or academic networks
as long as the original publication in Jurnal Kelautan Tropis is cited and the CC BY-SA 4.0 license terms are respected.
Authors must ensure that any third-party content included in the article (e.g., figures, images, datasets) is either original, in the public domain, or licensed for reuse under compatible terms. If specific permissions are required, authors must obtain them prior to submission.
For questions regarding copyright or licensing, please contact the editorial office at: j.kelautantropis@gmail.com
View My Stats
Jurnal Kelautan Tropis is published by Departement of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Science, Universitas Diponegoro under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.