skip to main content

Pengaruh Pendidikan, Paritas, dan Pemanfaatan BPJS dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Akseptor KB di Puskesmas X Kota Depok

*Zhafira Alya Putri Krisnafi  -  Departemen Kesehatan Reproduksi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Indonesia
Rita Damayanti  -  Departemen Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Indonesia
Received: 5 Dec 2025; Revised: 22 Feb 2026; Accepted: 23 Feb 2026; Published: 25 Feb 2026.

Citation Format:
Abstract

Background: The use of Long-Acting Reversible Contraception (LARC) in Indonesia is still far from the national target. A similar thing was observed at Community Health Center “X” Depok City where LARC use remained low in 2023 (22.75%). Education, parity, and BPJS utilization are factors that can influence the low use of MKJP. This study aims to analyze the relationship between these three factors and contraceptive choice at Community Health Center “X” Depok City.

Methods: This quantitative study employed a cross-sectional design. This study uses secondary data from family planning register records at Community Health Center “X” Depok City in 2024 with a total of 247 family planning acceptors. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate methods.

Result: The distribution of contraceptive use showed that 50.6% of acceptors used non-LARC methods, while 49.4% used LARC. Multivariate analysis indicated a significant association between parity and LARC use (p = 0.002; OR = 1.9; CI = 1.2–2.9). In contrast, education (p = 0.956; OR = 0.9; CI = 0.6–1.5) and BPJS utilization (p = 0.678; OR = 1.1; CI = 0.7–1.7) were not significantly associated with LARC use.

Conclusion: Parity is the most influential factor in the choice of contraceptive methods among family planning acceptors at Community Health Center “X” Depok City in 2024. These findings imply the importance of improving outreach and the quality of services provided by healthcare workers to building public trust in the use of LARC and BPJS.

Fulltext View|Download
Keywords: LARC ; Non-LARC; Education; Parity; BPJS Utilization

Article Metrics:

  1. BPS. Analisis Tematik Kependudukan Indonesia: Fertilitas Remaja, Kematian Maternal, Kematian Bayi, Dan Penyandang Disabilitas. Jakarta: Badan Pusat Statistik. 2023
  2. United Nations. Transforming our world: The 2030 Agenda for Sustainable Development.2015. https://peraturan.bpk.go.id/details/258028/uu-no-17-tahun-2023
  3. WHO. Metode Keluarga Berencana/Kontrasepsi. 2025
  4. BPS. Persentase Wanita Berumur 15-49 Tahun dan Berstatus Kawin yang Sedang Menggunakan/Memakai Alat KB. 2024. http://repository.lppm.unila.ac.id/id/eprint/9574
  5. Ikhtiyaruddin, Puspitasari N, E AA, Kursani E. Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). 2021
  6. Sari NP, Ikhtiyaruddin, Alamsyah A. Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada Pasangan Usia Subur (PUS) Dimasa New Normal di Kabupaten Indragiri Hilir. J Kesehat Komunitas. 2024;9(3):599–604
  7. Kemenkes. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. 2023
  8. BKKBN. Jumlah peserta KB per Mix Kontrasepsi.2024. https://kampungkb.bkkbn.go.id/statistik/22/jumlah-peserta-kb-per-mix-kontrasepsi
  9. BKKBN. Pedoman Pelayanan Kontrasepsi Dan Keluarga Berencana. Jakarta Direktorat Kesehat Kel Kementeri Kesehat RI. 2020;
  10. BPS. Kota Depok : Badan Pusat Statistik. 2023. Jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) dan Jumlah Peserta Keluarga Berencana (KB) Aktif Menurut Kecamatan di Kota Depok Tahun 2023
  11. Koba MTE, Mado FG, Kenjam Y. Hubungan Tingkat Pengetahuan Akseptor Keluarga Berencana dan Peran Tenaga Kesehatan dengan Minat Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). 2019;1(1):1–7
  12. Maryam S, Pratiwi DR, Natalia O. Analisis Hubungan Umur dan Paritas Ibu Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang ( MKJP ) di Desa Giri Sasak Kuripan. 2024;4:5207–18
  13. Sari, Abidin UW, Ningsih S. Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat Ibu Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi. J-KESMAS J Kesehat Masy. 2019;
  14. Febrina R. Hubungan Pemberian Konseling oleh Petugas Kesehatan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang ( MKJP ) di Puskesmas Pakuan Baru. 2021;10(2):294–9
  15. Dewi R. Analisis Akseptor KB Dalam
  16. Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Puskesmas Perumnas Kabupaten Lahat Tahun 2021. J Kesehat Saelmakers PERDANA. 2022;5(1):104–15
  17. Anggraini PR. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Kontrasepsi pada Grandemultipara di Puskesmas Sidotopo Wetan Surabaya.2018
  18. Sari AN, Susanti AI, Indraswari N. Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan dan Biaya Pengeluaran bagi Akseptor KB dalam Mendapatkan Layanan Kontrasepsi di Jawa Barat. J Bidan Cerdas. 2022;4(1):45–52
  19. Oesman H. Pola Pemakaian Kontrasepsi dan Pemanfaatan Kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam Pelayanan Keluarga Berencana di Indonesia. J Kesehatan Reproduksi. 2017;8(1):15–29
  20. Rizqia I. Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Minat Ibu dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi Intra Uterine Device di Puskesmas Kotagede II Yogyakarta. 2018;
  21. Aningsih BSD, Irawan YL. Hubungan Umur, Tingkat Pendidikan, Pekerjaan, dan Paritas Terhadap Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Dusun III Desa Pananjung Kecamatan Cangkuang Kabupaten Bandung. 2019;8(1):33–40
  22. Romauli S, Wijayanti I, Wardhani Y, Pasang N. Experience of Family Planning Acceptors in Using 3-month Injectable Family Planning at the Community Health Center. 2024;7(1):88–102
  23. Rahmawati S, Kardi. Hubungan Motivasi dan Paritas dengan Metode Kontrasepsi pada WUS Kawin di Wilayah Kerja UPT. Puskesmas Penanae Tahun 2021. J Sains, Teknol dan Kesehat. 2023;2(2):47–53
  24. BKKBN. Remaja, Ingat Pahamilah Kesehatan Reproduksi Agar Masa Depan Cerah dan Cegah Penyakit Menular Seksualh Kesehatan Reproduksi Agar Masa Depan Cerah dan Cegah Penyakit Menular Seksual. 2021
  25. Mouliza N, Pratiwi D. Hubungan Umur, Paritas, dan Pemeriksaan Kehamilan dengan Bayi Berat Lahir Rendah. 2019;2(3):277–84
  26. Nilawati I, Widyaningsih S. HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU DENGAN PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI KB SUNTIK. J Kebidanan Besurek. 2020;5(1):30–5
  27. Katadata. 14,52% Penduduk Kota Depok Berpendidikan Tinggi pada Akhir 2024. Vol. 8. 2025. p. 94–105
  28. Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. 2023;
  29. Hidayati E, Primadani AK, Aprilianada V, Pratiwi YA. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi pada Perempuan Usia Subur di Indonesia (Analisis Data SDKI 2017). 2022;3(1):18–28

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.