1Department of Industrial Engineering, Universitas Jayabaya, Jl. Raya Jakarta-Bogor No.KM. 28, Pekayon, Kec. Cimanggis, Kota Jakarta Timur, Jawa Barat 16452, Indonesia
2Teknik Industri, Universitas Jayabaya, Indonesia, Indonesia
3Teknik Sistem Energi; Institut Teknologi Sumatera, Indonesia, Indonesia
4 Pusat Riset Sistem Nanoteknologi; Badan Riset dan Inovasi Nasional, Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{jebt28129, author = {Agus Ismail and Arif Nasution and Muhammad Azzam As Tsabit and Muhammad Amal}, title = {Menggali Potensi CCUS Indonesia: Penilaian Komprehensif terhadap Kesiapan Teknis, Kebijakan Imperatif, dan Jalur Strategis}, journal = {Jurnal Energi Baru dan Terbarukan}, volume = {6}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {CCUS, Indonesia, Carbon Storage, Climate Policy, Energy Transition, Decarbonization}, abstract = {Indonesia berada di momen penting dalam transisi energinya, di mana Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon (CCUS) muncul sebagai teknologi penting untuk menyelaraskan pembangunan ekonomi dengan komitmen iklim yang ambisius. Studi ini, yang didasarkan pada tinjauan pustaka kualitatif dari data sekunder, memberikan penilaian komprehensif tentang pengembangan CCUS di Indonesia, yang menyoroti wawasan utama tentang kelayakan teknisnya, kebijakan dan hambatan sosial yang berlaku, serta peluang strategis. Temuan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi penyimpanan CO₂ yang substansial, melebihi 400 gigaton di akuifer salin dan ladang minyak/gas yang terkuras, dilengkapi dengan kemampuan penangkapan yang terbukti dari proyek-proyek seperti Tangguh EOR dan Gundih CCS. Namun, peningkatan upaya ini menghadapi tantangan termasuk kerugian efisiensi yang disebabkan oleh kelembaban, pengelolaan pengotor CO₂, dan kebutuhan karakterisasi bawah permukaan yang signifikan. Proyek percontohan telah menggarisbawahi dampak kritis dari penundaan regulasi dan penentangan masyarakat, yang mengungkapkan bahwa kurangnya kerangka regulasi yang terpadu dan insentif keuangan yang memadai tetap menjadi hambatan utama. Kendala ekonomi signifikan, dengan biaya pengurangan sekitar \$50/tCO₂, meskipun potensi EOR Indonesia menawarkan keunggulan komparatif yang penting, mengurangi biaya bersih menjadi \$40-50/tCO₂. Untuk memanfaatkan potensi ini, studi ini merekomendasikan tindakan kebijakan segera seperti menyederhanakan perizinan melalui sistem perizinan satu jendela dan mengalokasikan dana percontohan dari Mekanisme Transisi Energi. Strategi jangka menengah melibatkan pembentukan mekanisme penetapan harga karbon yang kuat yang terkait dengan ICDX dan penggunaan kembali jaringan pipa gas yang ada untuk transportasi CO₂. Dalam jangka panjang, Indonesia dapat memanfaatkan lokasi strategis dan aset geologisnya untuk menjadi pusat CCUS ASEAN, khususnya melalui Cekungan Natuna, yang memerlukan reformasi legislatif mendasar untuk mengklasifikasikan CO₂ sebagai komoditas. Tindakan segera dan terpadu, ditambah dengan pemantauan yang transparan dan prinsip-prinsip transisi yang adil, sangat penting bagi CCUS untuk mendukung pembangunan rendah karbon Indonesia dan menghindari penguncian pada jalur emisi tinggi.}, issn = {2722-6719}, pages = {50--53} doi = {10.14710/jebt.2025.28129}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jebt/article/view/28129} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
The authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the article's copyright shall be assigned to Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (JEBT) and Master Program of Energy, Universitas Diponegoro. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all forms and media, including reprints, photographs, microfilms, and other similar reproductions and translations.
As an article writer, the authors have the right to use their articles for various purposes, including by institutions that employ authors or institutions that provide funding for research. Author rights are granted without special permission.
Authors who publish a paper at JEBT have the broad right to use their work for teaching and scientific purposes without the need to ask permission, including used for (i) teaching in the author's class or institution, (ii) presentation at meetings or conferences and distributing copies to participants ; (iii) training conducted by the author or author's institution; (iv) distribution to colleagues for research use; (v) use in the compilation of subsequent authors' works; (vi) inclusion in a thesis or dissertation; (vi) reuse of part of the article in another work (with citation); (vii) preparation of derivative works (with citation); (viii) voluntary posting on open websites operated by authors or author institutions for scientific purposes (following the CC BY-SA License).
JEBT journal and the Master Program of Energy, Universitas Diponegoro, and the Editor make every effort to ensure that there are no data, opinions, or false or misleading statements published in the JEBT journal. However, the article's content is each author's sole and exclusive responsibility.
The Copyright Transfer Form can be downloaded here: [Copyright Transfer Form]. The copyright form should be signed originally and sent to the Editor via email or fax.
View My Stats
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (p-ISSN: 2809-5456 and e-ISSN: 2722-6719) published by Master Program of Energy, School of Postgraduate Studies is licensed under a the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0).