IbM ALAT PERAGA EDUKATIF DARI LIMBAH KAYU PABRIK

A. Buchori A. Buchori, B. Lazarusli B. Lazarusli, I. D. Jayanti I. D. Jayanti

Abstract


ABSTRAK

Desa Kuripan, Kec. Karangawen, Demak merupakan salah satu desa yang memiliki begitu banyak pabrik kayu, antara lain furniture manufacture Marcelindo Jaya Pratama, pabrik garment Arisa dan pabrik elektronik techpack. Seperti kebanyakan pabrik kayu, limbah sisa produksi menjadi permasalahan baik bagi pemilik pabrik maupun masyarakat. Di sisi lain, keberadaan pabrik membuat masyarakat mayoritas bekerja sebagai buruh pabrik dengan penghasilan rata-rata setiap bulan mitra pada tahun 2011 – 2012 ±1,5 juta/bulan Atau ±1,8 juta/tahun. Hal ini menyebabkan sebagian besar masyarakat hidup tak berkecukupan. Sehingga muncullah rumusan permasalahan bagaimana meningkatkan  pendapatan  masyarakat  di  Desa  Kuripan  Kecamatan Karangawen melalui pemanfaatan limbah pabrik kayu tersebut. Metode pelaksanaan yang digunakan ialah sosialisasi kegiatan, penyuluhan kegiatan, pelatihan pembuatan pola APE, pelatihan pengecatan APE, dan pelatihan finishing APE. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan terlihat bahwa masyarakat merasa senang dan antusias dengan adanya kegiatan ini, terbukti dari kedatangan peserta kegiatan yang tetap bahkan cenderung meningkat. Melihat antusias warga serta produk yang dihasilkan dari pelatihan maka pelaksana optimis bahwa kegiatan IbM APE dari limbah kayu dapat menjadi solusi yang tepat untuk pemanfaatan limbah kayu pabrik yang ada di desa Kuripan kec. Karangawen Demak jika mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.


Keywords


IbM, APE, Limbah Kayu

Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.