BibTex Citation Data :
@article{GenRes31257, author = {Akhmad Safi'i and Etik Wulandari and Ninik Azizah and Zulfa Khusniyah and Jihan Aauza}, title = {Efektivitas Pemberian Jet Nebulizer terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen dan Penurunan Frekuensi Napas pada Pasien PPOK}, journal = {Generics: Journal of Research in Pharmacy}, volume = {6}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Terapi inhalasi; Status oksigenasi; Pola respirasi; Penyakit paru kronik}, abstract = { Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan gangguan saluran napas kronis yang ditandai oleh obstruksi aliran udara dan peningkatan produksi sekret bronkus, sehingga menghambat efektivitas bersihan jalan napas. Salah satu intervensi yang efektif untuk mengatasi kondisi ini adalah pemberian jet nebulizer yang berfungsi untuk melebarkan saluran napas (bronkodilatasi), mengurangi hambatan aliran udara, dan memperbaiki ventilasi paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jet nebulizer terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi napas. Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test . Sebanyak 30 pasien PPOK diberikan terapi bronkodilator melalui jet nebulizer sebanyak tiga kali sehari. Data dikumpulkan melalui pengukuran saturasi oksigen dan frekuensi napas sebelum dan sesudah intervensi pada pemberian dosis ketiga. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rerata saturasi oksigen dari 92,9% menjadi 96,53% (p = 0,001) dan penurunan rerata frekuensi napas dari 26,13 kali/menit menjadi 22,13 kali/menit (p = 0,001). Nilai p < 0,05 menunjukkan perubahan yang signifikan secara statistik. Pemberian jet nebulizer terbukti efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen dan menurunkan frekuensi napas. Terapi ini direkomendasikan sebagai salah satu intervensi suportif dalam penatalaksanaan pasien PPOK di ruang rawat inap. }, issn = {2774-9967}, pages = {218--229} doi = {10.14710/genres.v6i2.31257}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/generics/article/view/31257} }
Refworks Citation Data :
Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan gangguan saluran napas kronis yang ditandai oleh obstruksi aliran udara dan peningkatan produksi sekret bronkus, sehingga menghambat efektivitas bersihan jalan napas. Salah satu intervensi yang efektif untuk mengatasi kondisi ini adalah pemberian jet nebulizer yang berfungsi untuk melebarkan saluran napas (bronkodilatasi), mengurangi hambatan aliran udara, dan memperbaiki ventilasi paru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian jet nebulizer terhadap peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi napas. Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sebanyak 30 pasien PPOK diberikan terapi bronkodilator melalui jet nebulizer sebanyak tiga kali sehari. Data dikumpulkan melalui pengukuran saturasi oksigen dan frekuensi napas sebelum dan sesudah intervensi pada pemberian dosis ketiga. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rerata saturasi oksigen dari 92,9% menjadi 96,53% (p = 0,001) dan penurunan rerata frekuensi napas dari 26,13 kali/menit menjadi 22,13 kali/menit (p = 0,001). Nilai p < 0,05 menunjukkan perubahan yang signifikan secara statistik. Pemberian jet nebulizer terbukti efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen dan menurunkan frekuensi napas. Terapi ini direkomendasikan sebagai salah satu intervensi suportif dalam penatalaksanaan pasien PPOK di ruang rawat inap.
Article Metrics:
Last update:
Generics is published by Pharmacy Study Program, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro
View My Stats