skip to main content

PEMANTAUAN KUALITAS PERAIRAN WADUK KEDUNG OMBO PERIODE 2013-2018 DENGAN CITRA LANDSAT-8 MULTITEMPORAL

*Abdi Sukmono  -  Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Nurhadi Bashit  -  Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Trevi Austin Rajagukguk  -  Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ertha Silalahi  -  Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Waduk Kedung Ombo adalah waduk yang terletak di perbatasan tiga kabupaten yaitu Kabupaten Grobongan, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Sragen tepatnya di Kecamatan GeyerKabupaten Grobogan, Jawa tengah. Waduk Kedung Ombo mempunyai peran penting sebagai sumber perairan untuk berbagai keperluan. Namun seiring berjalannya waktu, Waduk Kedung Ombo mengalami penurunan kualitas dikarenakan permasalahan kondisi waduk serta permasalahan kawasan di sekitarnya. Permasalahan utama yang dialami Waduk Kedung Ombo adalah sedimentasi TSS yang tinggi dan berakibat juga adanya pencemaran kesuburan air pada peningkatan klorofil-a. Data Kementerian Lingkungan Hidup (2010) menyatakan bahwa Waduk Kedung Ombo mengalami penyusutan air hingga 42,67% dari volume air normal (723,16 juta m3). Data ini mempertegas Data Kementerian Pekerjaan Umum per Februari 2008 yang menyatakan volume ketersediaan air di Waduk Kedung Ombo hanya setengah dari yang direncanakan. Pemantauan tingkat kualitas perairan Waduk Kedung Ombo saat ini masih dilakukan dengan pengamatan sampel kualitas air secara uji laboratorium pada beberapa stasiun pengamatan. Teknik ini untuk bentangan wilayah yang cukup luas memerlukan waktu dan biaya yang cukup besar. Teknologi penginderaan jauh dapat memberikan solusi untuk pengamatan kualitas air pada bentangan daerah yang luas karena menggunakan citra satelit memiliki cara pemrosesan yang tidak rumit dan biaya yang cukup murah. Teknologi penginderaan jauh dapat mengindentifikasi dan menganalisis hasil perekaman karakteristik spektral air dengan parameter-parameter kualitas air. Dimana dengan menggunakan metode-metode yang tepat nantinya mampu menampilkan kualitas air Waduk Kedung Ombo sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu data citra satelit yang mampu dimanfaatkan adalah citra satelit Landsat-8. Pengamatan citra satelit Landsat-8 dengan algoritma TSS dan klorofil-a mampu memberikan informasi tentang perubahan kualitas air. Hasil dari penelitian ini menunjukkan kualitas perairan Waduk Kedung Ombo periode 2013-2018 masih memenuhi baku mutu pencemaran. Ini ditunjukkan dari nilai parameter TSS masih di dominasi kelas memenuhi baku mutu selalu diatas 95%  dari total perairan pada semua tahun dan dari parameter klorofil/kesuburan air masih didominasi kelas oligotrof selalu diatas 90 % dari total perairan pada semua tahun.

  1. Bachtiar, Aditya Hafidz. 2016. Analisis Kesuburan dan Pencemaran Air Berdasarkan Kandungan Klorofil-A dan Konsentrasi TSS secara Multi Temporal di Muara Banjir Kanal Timur. Skripsi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang
  2. Hardono, Suryo. 2006 . Tata Guna Lahan Waduk Kedung Ombo. Jurnal Teknik Sipil Fakultas Teknik UTP Surakarta Vol No 2 hal 23-30
  3. Heriza, Dewinta. 2017. Analisis Pemantauan TSS di Danau Rawa Pening Dengan Citra Landsat-8 Multitemporal. Skripsi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang
  4. Indrianie, Imbar.2015. Kajian Pengaruh Keramba Jaring Apung Terhadap Kualitas Air Waduk Kedungombo. Tesis Magister Teknik Sipil UGM Yogyakarta
  5. Miardini, Arina dan Beny, Harjadi. 2011. Aplikasi Penginderaan Jauh dan SIG dalam Penilaian Potensi Erosi Permukaan secara Kualitatif di Daerah Tangkapan Waduk Kedung Ombo.Solo: Balai Penelitian Kehutanan Solo
  6. Orba, Trinanda. 2011. Studi Korelasi Kegiatan Budidaya Ikan Keramba Jaring Apung Dengan Pengayaan Nutrien (Nitrat Dan Fosfat) Dan Klorofil-A Di Perairan Danau Toba. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sumatera Utara
  7. Pembayun, Nugra Putra. 2015. Analisis Pengaruh Budidaya Keramba Jaring Apung (KJA) dan Tutupa Lahan Terhadap Total Suspended Solid (TSS) Di Perairan Waduk Jatiluhur Menggunakan Metode Penginderaan Jauh. Skripsi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Semarang
  8. Peratutan Menteri Negara Lingkungan Hidup No 28 tahun 2009 tentang Daya tampung beban Pencemaran Air Danau dan atau Waduk
  9. Peraturan Pemerintah No.82 tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air
  10. Wari, Anggita Inges dan Bimby, Octavia Kurniasari. 2016. Kajian Pengaruh Sedimentasi Pada Kinerja Pengoperasian Waduk Kedung Ombo. Jurnal Karya Teknik Sipil Universitas Diponegoro, 5(1)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.