Kadar Lemak, Indeks Kuning Telur, dan Susut Bobot Telur Itik setelah Pencucian Air dan Perendaman Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava)

*Rahita Dayurani -  Mahasiswa Program Studi Biologi, Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matemetika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Siti Muflichatun Mardiati -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matemetika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Anwar Djaelani -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matemetika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 27 Feb 2019.
Open Access Copyright 2019 Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology)
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 74 105
Abstract

Penelitian ini menganalisis  pengaruh  pencucian  dan  perendaman ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) terhadap kadar lemak  telur,  indeks  kuning  telur  (IKT) dan susut bobot telur itik setelah disimpan pada suhu ruang dengan  lama  penyimpanan  berbeda Penelitian ini menggunakan rancangan  acak lengkap. Digunakan telur sebanyak  45  butir yang diambil pada satu hari setelah diovulasikan. Telur  dibagi  dalam  9 perlakuan dan  5  kali  ulangan.  Kontrol, Telur  dicuci,  direndam  ekstrak daun jambu biji, disimpan 14 hari, Telur dicuci, direndam ekstrak daun jambu biji, disimpan  28  hari. Telur  dicuci,  disimpan  14  hari, Telur  dicuci,  disimpan  28  hari. Telur direndam ekstrak daun jambu biji,  disimpan  14  hari. Telur  direndam  ekstrak daun jambu biji, disimpan 28  hari. Telur  disimpan  14  hari.  dan  Telur  disimpan  28 hari.. Variabel pada  penelitian  ini  adalah  kadar  lemak,  IKT  dan  susut  bobot. Data dianalisis menggunakan ANOVA Simpulan i penelitian ini  perendaman telur dalam  ekstrak  daun  jambu  biji  dengan kadar tanin 3,9% tidak efektif mempertahankan  kualitas  telur yang disimpan lebih dari 14 hari.

 

Kata kunci: disimpan, suhu, tanin

Article Metrics: