Gambaran Fisiologis Kadar Kolesistokinin Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Jantan Umur 1 Bulan

*Amelia Hana -  Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada., Indonesia
Claude Mona Airin -  Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada., Indonesia
Published: 30 Dec 2018.
Open Access Copyright 2019 Buletin Anatomi dan Fisiologi (Bulletin of Anatomy and Physiology)
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 136 63
Abstract

Peran fisiologis kolesistokinin (CCK) adalah pengendalian fungsi gastrointestinal. Kolesistokinin akan disekresikan oleh sel endokrin usus sebagai respons terhadap makan yang kekurangan atau kelebihan lipid dan protein. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran fisiologis kadar kolesistokinin tikus Wistar umur 1 bulan. Dua puluh ekor tikus Wistar (Rattus norvegicus) jantan, umur 1 bulan, diadaptasikan selama 7 hari dalam kandang individu dengan pakan AD II dan minum air ad libitum. Kemudian dilakukan penimbangan berat badan dan pengambilan darah lewat vena orbitalis untuk pengukuran kadar CCK plasma, kadar glukosa darah, dan kadar kolesterol darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat badan rata-rata tikus adalah 54,6+3,36 gram, kadar kolesistokinin 259,61+104,60 pg/mL, kadar glukosa darah 125,35+20,36 mg/dL dan kadar kolesterol 74,5+14,73 mg/dL. Setelah dianalisis korelasi disimpulkan bahwa pada tikus jantan normal umur 1 bulan kadar CCK plasma tidak berkorelasi dengan kadar glukosa darah dan kadar kolesterol darah.

Keywords
kolesistokinin; glukosa; kolesterol; berat badan; tikus jantan

Article Metrics: