Aktivitas Antioksidan Berbagai Minyak Edible Menggunakan Metode DPPH

*Enny Yusuf Wachidah Yuniwarti -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Tyas Rini Saraswati -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Endang Kusdiyantini -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 26 Feb 2018.
Open Access Copyright 2018 Buletin Anatomi dan Fisiologi
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 154 892
Abstract

Natural antioksidan secara tradisonal sudah digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit dan juga digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, terutama penyakit degeneratif. Indonesia mempunyai bahan alami yaitu berbagai minyak edible yang digunakan sebagai nutraceutical atau natural antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antioksidan dari minyak buah merah, olive oil, vco dan minyak wijen, menggunakan metode 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH), sehingga didapatkan jenis minyak edibel yang dapat digunakan sebagai natural antioksidan. Radikal bebas  1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) digunakan sebagai salah satu metode dalam pengukuran aktivitas antioksidan. Aktivitas scavenging DPPH melalui delokalisasi elektron yang akan mengubah larutan dari kuning menjadi ungu. Metode DPPH ini merupakan metode yang sensitif untuk menguji aktivitas antioksidan Penelitian ini menggunakan empat jenis minyak edible dengan lima kali ulangan pengukuruan. Berdasarkan hasil ANOVA dan uji lanjut BNT pada taraf kepercayaan 95% maka didapatkan bahwa olive oil merupakan antioksidan yang paling kuat.

 

Kata kunci : olive oil; vco; red fruit oil; natural antioksidan

Article Metrics: