Respon Pemberian Virgin Coconut Oil dan Olive Oil Terhadap Mikroanatomi Testis Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus)

*Sella Widya Astuti -  Program Studi Biologi, Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Enny Yusuf Wachidah Yuniwarti -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Muhammad Anwar Djaelani -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 27 Mar 2017.
Open Access Copyright 2017 Buletin Anatomi dan Fisiologi
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Statistics: 349 751
Abstract

Virgin Coconut Oil memiliki kandungan vitamin E dan polifenol yang mampu meningkatkan enzim-enzim antioksidan dan menurunkan kandungan peroksida, sedangkan olive oil berperan sebagai antioksidan karena adanya oleocanthal dan oleuropein yang serupa dengan vitamin E. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat VCO dan olive oil terhadap spermatogenesis. Penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus jantan yang terdiri atas 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0: kontrol, P1: pakan dengan penambahan VCO 5 ml/kg pakan, P2: pakan dengan penambahan VCO 10 ml/kg pakan, P3: pakan dengan penambahan olive oil 5 ml/kg pakan, dan P4: pakan dengan penambahan olive oil 10 ml/kg pakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variabel yang diamati adalah jumlah spermatogonia, jumlah spermatosit primer, dan bobot testis. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan uji ANOVA pada taraf signifikansi 5% dan uji lanjut Duncan. Hasil analisis data menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang nyata pada pemberian VCO dan olive oil terhadap jumlah spermatogonia dan bobot testis, serta berbeda nyata terhadap jumlah spermatosit primer. Simpulan dari penelitian ini VCO dan olive oil dapat meningkatkan jumlah spermatosit primer pada tubulus seminiferus.

 

Kata kunci: Virgin Coconut Oil; olive oil; testis

Article Metrics: