Menanamkan Budaya Membaca pada Anak Usia Dini

Ana Irhandayaningsih

Abstract


Artikel ini berjudul Menanamkan Budaya Membaca Pada Anak Usia Dini. Di dalam artikel ini terdapat pembahasan mengenai mempersiapkan generasi penerus yang berkualitas dan berwawasan luas dan mencintai buku. menanamkan budaya membaca pada anak usia dini dilakukan di lingkungan pendidikan formal maupun non formal. Pendidikan non formal melalui Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain, dan Pendidikan Anak Usia Dini. Tetapi sebelumnya anak-anak mendapatkan pendidikan di dalam keluarga. Dalam keluargalah anak belajar mengenal lingkungan terdekat, baru kemudian dianjutkan ke TK TPA dan PAUD. Masih terdapat penghambat dalam menanamkan budaya membaca pada anak usia dini, antara lain masih kurangnya kesadaran orang tua untuk selalu mendampingi anaknya dan membimbing anaknya mengenal buku, kurangnya koleksi di TPA di TK maupun di PAUD. Terdapat pembahasan mengenai program untuk mengatasi hal tersebut, yaitu pengadaan koleksi buku bacaan untuk anak usia dini di tempat pendidikan non formal maupun formal. Dalam penulisan artikel ini   penulis menggunakan metode deskriptif. Mengamati secara langsung maupun tidak langsung pada anak-anak usia dini yang terdapat di sekitar lingkungan kita.  Dari hasil pengamatan tersebut, diketahui bahwa pentingnya  membaca untuk anak usia dini, mengingat mereka adalah embrio dari generasi penerus yang akan meneruskan keberlangsungan bangsa. Diharapkan bisa berkelanjutan tdk hanya sekarang tapi juga yang akan datang sehingga kesempatan untuk memiliki generasi penerus yang berkualitas dan berwawasan luas terbuka lebar bagi masyarakat Indonesia.


Keywords


anak usia dini; generasi penerus; budaya baca

Full Text: PDF

DOI: 10.14710/anuva.3.2.109-118

Refbacks

  • There are currently no refbacks.