Tantangan Literasi Informasi dalam Program Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Kota Semarang

Ana Irhandayaningsih

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan literasi informasi pada masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir Kota Semarang. Tantangan tersebut meliputi keterserapan sumber informasi, akses sumber informasi, dan regulasi pemerintah. Tujuan kedua adalah mengetahui tantangan literasi informasi pada kelompok perempuan dalam masyarakat pesisir, terkait dengan informasi program pemberdayaan perempuan dari pemerintah Kota Semarang. Literasi informasi program pemberdayaan memiliki beberapa tantangan, meliputi literasi informasi pada perencanaan program, literasi informasi pada pelaksanaan program, literasi informasi pada pengambilan manfaat program, dan literasi informasi pada evaluasi program. Disain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah participatory action research yaitu u pengumpulan dan analisis yang disertai proses dialog antar obyek  penelitian. Lokasi penelitian dilakukan di Kelurahan Mangkang Wetan Kecamatan Tugu Kota Semarang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner, wawancara, dan focus group discussion kepada obyek penelitian yang dipilih melalui random sampling. Berdasarkan hasil penelitian, tantangan literasi informasi masyarakat pesisir adalah serapan  informasi yang rendah, kuantitas sumber informasi yang sedikit, dan kekerungan terkait sumber informasi. Selanjutnya, masyarakat di lokasi penelitian telah menunjukkan keberhasilan dalam mengatasi tantangan literasi informasi dalam program pemberdayaan perempuan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi program.


Keywords


literasi informasi; masyarakat pesisir; program pemberdayaan perempuan

Full Text: PDF

DOI: 10.14710/anuva.3.1.1-9

Refbacks

  • There are currently no refbacks.