Evaluasi Program Kelas Literasi Anak Disleksia di Perpustakaan Umum Kota Surabaya
Abstract
Keywords
References
Abidin, Y. (2014). “Desain Sistem Pembelajaran Dalam Konteks Kurikulum 2013.” Bandung: Refika Aditama.
Afhika, D. S., & Utami, F. (2023). Penggunaan Teknik Multisensori untuk Mengatasi Disleksia atau Gangguan dalam Kesulitan Membaca pada Siswa. Jurnal Edukasi Nonformal, 4(2), 115–123.
Ana, Ketut Trika Adi. (2025). TrikaIndoDyslexic Font Khusus bagi Anak Disleksia Visual . Singaraja: Universitas Pendidikan Ganesha.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), p.77-101. Retrieved from http://eprints.uwe.ac.uk/11735/2/thematic_analysis_revised_- _final.pdf.
Christine Bruce, S. E. (2009). Six Frames for Information literacy Education: a conceptual framework for interpreting the relationships between theory and practice. Italics, 1-19. https://doi.org/10.11120/ital.2006.05010002
Dewi, S. M., Prawiyogi, A. G., Anwar, A. S., & Wahyuni, C. S. (2021). Efektivitas Strategi Direct Reading Thingking Activities terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Pemahaman di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 453–455. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.786
Hasil survei PISA (Program for International Student Assessment) periode 2018–2022.
Fika Safitri, F. N. (2022). Ketidakmampuan Membaca (Disleksia) dan Dampaknya Terhadap Educational Testing Service, 1-80
IFLA. (2015). Guidelines for Library Services to Persons with Dyslexia. International Federation of Library Associations and Institutions.
Ilhami, M. W., Vera Nurfajriani, W., Mahendra, A., Sirodj, R. A., & Afgani, W. (2024). Penerapan Metode Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(9), 462– 469
Lo, (2019). Direct Reading Thingking Activities dan Dampaknya Terhadap Educational Testing Service,. Jurnal Basicedu, 5(1),
Kemendikbudristek (2021). Tentang Risalah Kebijakan Data Pisa Pusat Penelitian Kebijakan Indonesia.
Ningrum, D. F. (2019). Kegiatan Inklusi Sosial di Perpustakaan Ganesha SMA N 1 Jetis Bantul. UNILIB
: Jurnal Perpustakaan, 10(2), 123–131
Nur, R., Ibrahim, A., & Mulyadi, I. (2024). Analisis Penerapan Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Bekerjasama Dengan Komunitas Pegiat Literasi. Journal Papyrus: Sosial, Humaniora, Perpustakaan Dan Informasi, 3(2), 38-51.
Payong, Marselus Ruben. (2020). "Zone Of Proximal Development And Social Constructivism Based Education According To Lev Semyonovich Vygotsky." Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio 1-16. https://doi.org/10.36928/jpkm.v12i2.589
Putri, N. A., & Nugraha, H. (2022). “Implementasi Kebijakan Program Literasi Inklusif di Lingkungan Pendidikan Dasar.” Jurnal Kebijakan Pendidikan Indonesia, 11(2), 87–96.
Riski Kurniawan M, I. M. (2023). ”Analisis Kritis Teori Belajar Sosiokultural Terhadap Karakter Sosial Komunikatif Siswa di Era Digital.” Jurnal Ilmiah Mandala Education, 1-14. https://10.58258/jime.v9i1.5491
Rofiah, N. (2022). “Penggunaan Media Digital Dalam Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Disleksia.” Jurnal Ilmu Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus, 4(2), 115–123.
Sa’adati, T. I. (2015). Intervensi Psikologis Pada Siswa Dengan Kesulitan Belajar (Disleksia, Disgrafia dan Diskalkulia). Jurnal Lentera. Vol. 1, 13–37.
Septiyantono, T. (2016). Materi Pokok Literasi Informasi. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Shirley, H., & Nair, B. M. (2024). The role of school libraries in supporting dyslexic students: An analysis of resources and services. Journal of Library and Information Science, 10(1), 1–12.
Sumarsono. (2019). Layanan Disleksia (Dyslexia Center Indonesia). https://www.disleksia.co.id/.
Tangerangkota.com. (2023, 27 Mei ). Learning Cnter Pertama di Kota Tangerang Penuhi Kebutuhan Anak Disleksia. Diakses pada 10 Oktober , dari https://tangerangkota.go.id/berita/detail/34765/learning- center-pertama-di-kota-tangerang-penuhi-kebutuhan-anak-disleksia
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan.” Pusat Data dan Informasi Pendidikan, 1-42. https://pusmendik.kemdikbud.go.id/pdf/file-154
Van Meter, D. S., & Van Horn, C. E. (1975). The policy implementation process: A conceptual framework.
Administration & Society, 6(4), 445–488. https://doi.org/10.1177/009539977500600404
Windasari, I., & Apriliana, A. C. (2022). Studi Kasus Terhadap Anak Berkesulitan Membaca (Disleksia) Pada Siswa Kelas II SDN Parakanmuncang I Kabupaten Sumedang. Literat-Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 53-63. https://ejournal.unsap.ac.id/index.php/literat
Yin, R. K. (2003). Case Study Research: Design and Methods (3rd edition).Thousand Oaks, CA: Sage Publications
Yudhisaputri, N., et al. (2024). Discrabble: Permainan Kata sebagai Media Literasi dan Penerapan Karakter Pancasila bagi Anak Disleksia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Jurpikat), 5(1), 307–319.
Yuliana, S., Susanti, R., & Mahendra, A. (2023). Strategi Literasi Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Inklusif Indonesia, 5(1), 45–56.
Yusuf, M. (2019). “Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan.” Jakarta: Prenadamedia Group.
DOI: 10.14710/anuva.10.1.75