Hukum dan Studi Penelitian Empiris: Penggunaan Metode Survey sebagai Instrumen Penelitian Hukum Empiris

*F.C. Susila Adiyanta  -  Bagian Hukum Administrasi Negara, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 8 Nov 2019.
Open Access License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Citation Format:
Abstract
In legal research, one of the instruments for collecting data and legal materials is the survey method. Often researchers in the field of legal science see surveys as a means to collect data from informants or research informants to conduct observations and interviews on an empirical approach (non-doctrinal legal research). This understanding is a form of simplification of survey methods as a research instrument that is complex and comprehensive. Research surveys were developed as a form of positivist approach to the social sciences. The conclusion of this research is the same as the study of social sciences, in the study of law, research is a building of logic, which from beginning to end must be a series of mutually explain each other. A legal research using scientific steps and stages which is systematic, logical and rational, makes the whole process of scientific writing as an explanation of logical logic which is a dialectical process between theory and data. In legal research, survey methods are used to evaluate various policies and decisions, and the implications of regulations on the community. The survey results can also be used to make predictions about a particular social phenomenon, including the application of positive law in the context of social and state social life. Keywords: Survey Method, Legal Research

                                                                           

Abstrak

 

Di dalam penelitian hukum, salah satu instrumen untuk mengumpulkan data dan bahan-bahan hukum adalah  metode survey. Seringkali  peneliti dibidang ilmu hukum melihat survey sebagai sarana untuk mengumpulkan data dari nara sumber atau informan penelitian untuk melakukan pengamatan dan wawancara pada pendekatan empiris (penelitian hukum non doktrinal). Pemahaman tersebut  merupakan bentuk penyederhanaan metode survey sebagai  instrumen penelitian yang bersifat kompleks dan komprehensif. Survey riset dikembangkan sebagai bentuk pendekatan positivis pada ilmu-ilmu sosial.  Kesimpulan penelitian ini sama halnya dengan studi ilmu-ilmu sosial, dalam studi ilmu hukum,  penelitian adalah suatu bangunan logika, yang dari awal sampai akhir harus merupakan rangkaian yang saling menjelaskan satu sama lain. Suatu penelitian hukum dengan menggunakan langkah-langkah dan tahapan ilmiah yang sistematis, logis dan rasional, menjadikan seluruh proses penulisan ilmiah sebagai suatu penjelasan logika pemikiran yang merupakan proses dialektikan antara teori dan data. Pada penelitian hukum, metode survey dimanfaatkan  untuk melakukan evaluasi berbagai kebijakan dan keputusan, dan implikasi regulasi pada masyarakat. Hasil survey juga dapat digunakan untuk mengadakan prediksi mengenai suatu fenomena sosial tertentu, termasuk didalamnya adalah berlakunya hukum positif dalam konteks kehidupan sosial kemasyarakatan dan bernegara.

Kata Kunci: Metode Survey, Penelitian Hukum

Article Metrics:

  1. Irianto, Sulistyowati & Shidarta (eds), 2011, “Metode Penelitian Hukum: Konstelasi & Refleksi”. Jakarta, Yayasan Obor Indonesia
  2. Groves, R., Dillman, D., Eltinge, J., and Little, R. (eds.) (2002), Survey Nonresponse, New York: Wiley.
  3. Groves, R., Wissoker, D., Greene, L., McNeeley, M., and Montemarano, D. (2000), "Common Influences on Noncontact Nonresponse Across Household Surveys: Theory and Data," paper presented at the annual meetings of the American Association for Public Opinion Research.
  4. Groves, Robert M., Survey Methodology (2010), Second edition of the (2004) first edition ISBN 0-471-48348-6
  5. Juster, F., and Smith, J. (1997), "Improving the Quality of Economic Data: Lessons from the HRS and AHEAD," Journal of the American Statistical Association, 92, pp. 1268-1278.
  6. Singarimbun, Masri, Sofian Effendi (1989), Metode Penelitian Survai, LP3ES, Jakarta
  7. Sprent, P., Metode Statistik Nonparametrik Terapan, 1991, UI Press, Jakarta
  8. Van der Zouwen, J., Dijkstra, W., and Smit, J. (1991), "Studying Respondent Interviewer Interaction: The Relationship between Interviewing Style, Interviewer Behavior, and Response Behavior," in Biemer, P., Groves, R., Lyberg, L., Mathiowetz, N., and Sudman, S. (eds.), Measurement Errors in Surveys, pp. 419-438, New York: Wiley.
  9. Vehovar, V., Batagelj, Z., Lozar Manfreda, K., and Zaletel, M. (2002), "Nomesponse in Web Surveys," in Groves, R., Dillman, D., Eltinge, J., and Little, R. (eds.), Survey Nonresponse, pp. 229-242, New York: Wiley.