BENTUK MORFOLOGI KAWASAN PERMUKIMAN URBAN FRINGE SELATAN KOTA SURAKARTA

Mentari Adhika Putri, Murtanti Jani Rahayu, Rufia Adisetyana Putri
DOI: 10.14710/jpk.4.2.120-128

Abstract


Needs land settlement increasingly over the development of cities. Demands of land use settlement that can’t be accommodated by the city space to inflict urban sprawl to the urban fringe. Urban fringe development caused visibility of the morphology. Propose of the research is to know the form of morphology settlement urban fringe the southern Surakarta. This research used morphology form’s two step: (1) identified component in the form of morphology consisting of land use, road pattern, and the pattern building and (2) analyzed form of morphology settlement urban fringe the southern Surakarta with integrated the result of first step’s research. This research result show land use has mixed use, spinal road pattern, and diversity building pattern. It shows the form of morphology octopus. 


Keywords


Urban morphology; urban fringe; settlement; Surakarta

Full Text: | FULLTEXT

References


BPS. (2015). Kota Surakarta dalam Angka 2015. Surakarta: Badan Pusat Statistik.

Burton, E. (2002). Measuring Urban Compactness in UK Towns and Cities. Environment and Planning B: Urban analytics and City Science, 29(2), 219-250. doi: https://doi.org/10.1068/b2713

Dahal, K. R., Benner, S., & Lindquist, E. (2017). Urban hypotheses and spatiotemporal characterization of urban growth in the Treasure Valley of Idaho, USA. Applied Geography, 79, 11-25. doi: http://dx.doi.org/10.1016/j.apgeog.2016.12.002

Dinas Pekerjaan Umum. (2012). Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Baki Tahun 2012-2032. Sukoharjo: Dinas Pekerjaan Umum Kab. Sukoharjo.

Dinas Perhubungan Informatika dan Komunikasi. (2013). Rencana Induk Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Sukoharjo Tahun 2013-2028. Sukoharjo: Dinas Perhubungan Informatika dan Komunikasi Kabupaten Sukoharjo.

Dwiyanto, T. A., & Sariffuddin, S. (2013). Karakteristik Belanja Warga Pinggiran Kota (Studi Kasus: Kecamatan Banyumanik Kota Semarang). Jurnal Pengembangan Kota, 1(2), 118-127. doi: http://dx.doi.org/10.14710/jpk.1.2.118-127

Google Earth Pro. (2015). Citra Satelit (online). Retrieved 27 April, 2016, from https://www.google.com/earth/

James, P., & Bound, D. (2009). Urban Morphology types and open space distribution in urban core areas. Urban Ecosystems, 12(4), 417-424. doi: https://doi.org/10.1007/s11252-009-0083-1

Kusumantoro, I. P. (2007). Menggagas Bentuk Ruang Kota Alternatif: Upaya Mereduksi Intensitas Pergerakan Lalu Lintas Kota. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 18(3), 78-90.

Morlok, E. K. (1991). Pengantar teknik dan perencanaan transportasi (Introduction to transportation engineering and planning). Jakarta: Penerbit Erlangga.

Pontoh, N. K., & Kustiwan, I. (2009). Pengantar Perencanaan Perkotaan. Bandung: Penerbit ITB.

Pratama, I. P. P. A., & Ariastita, P. G. (2016). Faktor-Faktor Pengaruh Ukuran Urban Compactness di Kota Denpasar, Bali. Jurnal Teknik ITS, 5(1), C6-C11. doi: http://www.ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik/article/view/11095

Putra, D. R., & Pradoto, W. (2016). Pola dan Faktor Perkembangan Pemanfaatan Lahan di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 67-75. doi: http://dx.doi.org/10.14710/jpk.4.1.67-75

Soetomo, S. (2009). Urbanisasi dan Morfologi. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.

Tallo, A. J., Pratiwi, Y., & Astutik, I. (2014). Identifikasi Pola Morfologi Kota (Studi Kasus: Sebagian Kecamatan Klojen, Di Kota Malang). Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 25(3), 213-227. doi: http://dx.doi.org/10.5614%2Fjpwk.2015.25.3.3

Tyas, W. I., Danial, D. M., & Izjrail, A. B. (2013). Kajian Bentuk dan Tatanan Massa Di Kawasan Bangunan Ci-Walk (Cihampelas Walk). Reka Karsa, 1(2), 1-11. doi: http://ejurnal.itenas.ac.id/index.php/rekakarsa/article/view/262

Yunus, H. S. (2005). Manajemen kota: perspektif spasial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yunus, H. S. (2008). Dinamika wilayah peri-urban: determinan masa depan kota. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Zahnd, M. (2008). Model Baru Perancangan Kota yang Kontekstual. Yogyakarta: Kanisius.



Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal Pengembangan Kota

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.