Faculty of Humanities, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{WJSBB32270, author = {Vraza Ananda and Siti Komariya}, title = {Respons Pembaca dan Penonton Terhadap Perbandingan Novel ke Film Home Sweet Loan: Kajian Resepsi Sastra}, journal = {Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya}, volume = {5}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {ekranisasi, resepsi sastra, Home Sweet Loan, stuart hall, respons penonton}, abstract = { Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi novel Home Sweet Loan ke dalam film Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle melalui kajian resepsi sastra. Penelitian ini berfokus pada bagaimana penonton menanggapi perubahan yang terjadi dalam proses ekranisasi dari novel ke film, terutama pada unsur naratif seperti alur, tokoh, dan latar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian resepsi sastra untuk menganalisis pembaca dan penonton. Sebagai metode pendukung, penelitian ini menggunakan metode komparatif melalui pendekatan sastra bandingan untuk membandingkan unsur naratif novel dan film. Teori sastra dari Stuart Hall yang membagi penerimaan pembaca menjadi 3 jenis penerimaan yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Data penelitian diperoleh dari novel, film Home Sweet Loan , serta komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok, dan X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, catat, menonton, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis komparatif untuk melihat perubahan unsur naratif serta respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua simpulan yaitu (1) hasil perbandingan novel dan film menunjukkan adanya pengurangan dan penambahan pada tokoh dan latar, serta perubahan, (2) hasil respons terhadap 66 komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok dan X. Penerimaan dominan sebanyak 32 komentar, penerimaan oposisi 22 komentar, dan penerimaan negosiasi 12 komentar. Hasil ini menunjukkan sebagian besar pembaca dan penonton menerima dan mengapresiasi film sebagai adaptasi dari novel, film ini berhasil menghadirkan cerita dari novel ke bentuk visual sehingga pesan cerita tetap tersampaikan dan dipahami oleh pembaca dan penonton. }, issn = {2830-0904}, pages = {62--70} doi = {10.14710/wjsbb.0.32270}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/wicara/article/view/32270} }
Refworks Citation Data :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi novel Home Sweet Loan ke dalam film Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle melalui kajian resepsi sastra. Penelitian ini berfokus pada bagaimana penonton menanggapi perubahan yang terjadi dalam proses ekranisasi dari novel ke film, terutama pada unsur naratif seperti alur, tokoh, dan latar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian resepsi sastra untuk menganalisis pembaca dan penonton. Sebagai metode pendukung, penelitian ini menggunakan metode komparatif melalui pendekatan sastra bandingan untuk membandingkan unsur naratif novel dan film. Teori sastra dari Stuart Hall yang membagi penerimaan pembaca menjadi 3 jenis penerimaan yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Data penelitian diperoleh dari novel, film Home Sweet Loan, serta komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok, dan X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, catat, menonton, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis komparatif untuk melihat perubahan unsur naratif serta respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua simpulan yaitu (1) hasil perbandingan novel dan film menunjukkan adanya pengurangan dan penambahan pada tokoh dan latar, serta perubahan, (2) hasil respons terhadap 66 komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok dan X. Penerimaan dominan sebanyak 32 komentar, penerimaan oposisi 22 komentar, dan penerimaan negosiasi 12 komentar. Hasil ini menunjukkan sebagian besar pembaca dan penonton menerima dan mengapresiasi film sebagai adaptasi dari novel, film ini berhasil menghadirkan cerita dari novel ke bentuk visual sehingga pesan cerita tetap tersampaikan dan dipahami oleh pembaca dan penonton.
Article Metrics:
Last update:
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0)
You are free to:
The licensor cannot revoke these freedoms as long as you follow the license terms.
Under the following terms:
Notices:
View My Stats