skip to main content

Respons Pembaca dan Penonton Terhadap Perbandingan Novel ke Film Home Sweet Loan: Kajian Resepsi Sastra

Faculty of Humanities, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Accepted: 10 Apr 2026; Published: 30 Apr 2026.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi novel Home Sweet Loan ke dalam film Home Sweet Loan yang disutradarai oleh Sabrina Rochelle melalui kajian resepsi sastra. Penelitian ini berfokus pada bagaimana penonton menanggapi perubahan yang terjadi dalam proses ekranisasi dari novel ke film, terutama pada unsur naratif seperti alur, tokoh, dan latar. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian resepsi sastra untuk menganalisis pembaca dan penonton. Sebagai metode pendukung, penelitian ini menggunakan metode komparatif melalui pendekatan sastra bandingan untuk membandingkan unsur naratif novel dan film. Teori sastra dari Stuart Hall yang membagi penerimaan pembaca menjadi 3 jenis penerimaan yaitu dominan, negosiasi, dan oposisi. Data penelitian diperoleh dari novel, film Home Sweet Loan, serta komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok, dan X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, catat, menonton, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif analisis komparatif untuk melihat perubahan unsur naratif serta respons pembaca dan penonton terhadap adaptasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua simpulan yaitu (1) hasil perbandingan novel dan film menunjukkan adanya pengurangan dan penambahan pada tokoh dan latar, serta perubahan, (2) hasil respons terhadap 66 komentar pembaca dan penonton di media sosial Instagram, Tiktok dan X. Penerimaan dominan sebanyak 32 komentar, penerimaan oposisi 22 komentar, dan penerimaan negosiasi 12 komentar. Hasil ini menunjukkan sebagian besar pembaca dan penonton menerima dan mengapresiasi film sebagai adaptasi dari novel, film ini berhasil menghadirkan cerita dari novel ke bentuk visual sehingga pesan cerita tetap tersampaikan dan dipahami oleh pembaca dan penonton.

Keywords: ekranisasi, resepsi sastra, Home Sweet Loan, stuart hall, respons penonton

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Abdullah, Imran. 1991. Resepsi Sastra Teori dan Penerapannya. Jurnal Humaniora. No. 2. https://doi.org/10.22146/jh.2094
  2. Affandi A, Dkk. 2024. Alih Wahana Novel ke Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas: Tinjauan Alur, Tokoh, dan Latar Cerita. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran. Vol.19 No. 18
  3. Bastari, Almira. 2022. Home Sweet Loan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
  4. Dailymotion. 2024. Film Home Sweet Loan. https://www.dailymotion.com/video/x9nw5uc
  5. Effendy, O. 2020. Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktik. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
  6. Endraswara, Suwardi. 2011. Sastra Bandingan: Pendekatan dan Teori Pengkajian
  7. Hall, Stuart, dkk (Ed). 2011, Budaya Media Bahasa. Yogyakarta: Jalasutra
  8. Junus, Umar. 1985. Resepsi Sastra Sebuah Pengantar. Jakarta: PT Gramedia
  9. Suryanti. R & Hartati. D. 2023. Kajian Ekranisasi Novel dan Film Merindu Cahaya De Amstel. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. Vol.9 No.11. https://doi.org/10.5281/zenodo.8089488

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.