skip to main content

Strategi Museum Huta Bolon Simanindo Melalui Pemberdayaan Komunitas Tari Dalam Meningkatkan Partisipasi Pengunjung

1Departeman Arkeologi, Universitas Jambi, Jl. Jambi-Muara Bulian KM.15, Mendalo Indah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muara Jambi, Jambi, Indonesia 36361, Indonesia

2Departeman Arkeologi, Universitas Jambi, Jl. Jambi-Muara Bulian No. KM. 15, Mendalo Darat, Kec. Jambi Luar Kota, Kabupaten Muara Jambi Jambi Indonesia 36361, Indonesia

Received: 1 Oct 2025; Revised: 14 Oct 2025; Accepted: 9 Jun 2025; Published: 9 Jun 2026.

Citation Format:
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Museum Huta Bolon Simanindo sebagai museum berbasis budaya lokal yang mengalami penurunan jumlah kunjungan dalam beberapa tahun terakhir. Kajian ini menggunakan teori New Museology yang menekankan pentingnya partisipasi komunitas dalam pengelolaan museum sebagai ruang budaya yang hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan Museum Huta Bolon terletak pada keaslian koleksi budaya Batak dan keterlibatan komunitas tari seperti Angel Elkanean dan Marsinondang. Pengunjung menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pertunjukan budaya, terutama aspek partisipatif. Analisis SWOT mengungkap kelemahan dalam promosi digital dan fasilitas, namun juga peluang besar dari tren wisata edukatif berbasis budaya. Oleh karena itu, diperlukan strategi kolaboratif untuk menjaga keberlanjutan museum sebagai pusat pelestarian dan edukasi budaya Batak Toba.

Keywords: Museum,Komunitas, Budaya, Partisipasi Pengunjung, Strategi

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. Abdurrahman, I. (2020). Analisis Swot Strategi Promosi Museum Sonobudoyo Dalam Membangun Citra Positif Promotional Strategy Swot Analysis of Sonobudoyo Museum in Building Positive Images. Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 66
  2. Deliana, D., Purbosaputro, E., Sunyoto, S., & ... (2024). Memperkuat Identitas Lokal dalam Globalisasi Melalui Pariwisata dan Pelestarian Budaya. Innovative: Journal Of Social Science Research 4, 1561–1573
  3. Kasman. (2024). Membangkitkan Kearifan Lokal : Peran Komunitas dalam Pengembangan Daerah (Studi di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(1), 7296–7306
  4. Mohamad, S., Hasan, R., & Wantu, A. (2024). Optimalisasi Peran Museum sebagai Sumber Pelestarian Budaya dalam Pembelajaran Sejarah Lokal di Sekolah. Gorontalo:Jurnal Penelitilan dan pengabdian kepada masyarakat
  5. Putri, A. C. G., Muhammad, M., & Fandeli, C. (2021). Strategi pengelolaan pariwisata berkelanjutan di kawasan wisata alam sumber maron, kabupaten Malang. Jurnal Teknosains, 11(1), 51
  6. Sirait. (2020). Formulasi Strategi Pengembangan Museum Huta Bolon Simanindo.Yogyakarta: Institut Seni Indonesia Yogyakarta
  7. Sutaarga.(1998).Pedomanpenyelenggaraan dan pengelolaan museum. Jakarta: Direktorat Permuseuman; Direktorat Jenderal Kebudayaan; Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan, 4, 116
  8. Ummah, M. S. (2019). The Participatory Museum. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1)

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.