skip to main content

Interpretasi Lirik Lagu “Pilu Membiru”, “Rehat”, “Sulung”, dan “Saudade” Karya Kunto Aji dalam Album Mantra-Mantra Sebuah Kajian Semiotika Riffaterre

*Intan Tri Retnowati  -  Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Indonesia
Moh. Muzakka  -  Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Indonesia
Laura Andri Retno Martini  -  Fakultas Ilmu Budaya Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Abstract

The purposes of this study are to describe heuristic and hermeneutic reading, matrices and model, hypogram, and indirect expression of the lyrics of the songs “Pilu Membiru”, “Rehat”, “Sulung”, dan “Saudade” by Kunto Aji in the Mantra-Mantra albums. This study uses descriptive method. The data was collected using listening and note-taking technique. The result of this study show that (1) the heuristic and hermeneutic reading, (2) matrices and model, (3) hypogram actual and potential, and (4) indirect expression of the lyrics of the songs “Pilu Membiru”, “Rehat”, “Sulung”, dan “Saudade” by Kunto Aji in the Mantra-Mantra albums using Riffaterre’s semiotic theory.

Keywords: song lyrics, Riffaterre semiotic, Mantra-Mantra, Kunto Aji, hypogram

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembacaan heuristik dan hermeneutik, matriks dan model, hipogram, dan ketidaklangsungan ekspresi dari lirik lagu “Pilu Membiru”, “Rehat”, “Sulung”, dan “Saudade” karya Kunto Aji dalam album Mantra-Mantra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif.  Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik menyimak dan mencatat. Hasil penelitian menunjukkan (1) pembacaan heuristik dan hermeneutik, (2) matriks dan model, (3) hipogram aktual dan potensial, dan (4) ketidaklangsungan ekspresi dari lirik lagu “Pilu Membiru”, “Rehat”, “Sulung”, dan “Saudade” karya Kunto Aji dalam album Mantra-Mantra yang menggunakan teori semiotika Riffaterre.

Kata kunci: lirik lagu, semiotika Riffaterre, Mantra-Mantra, Kunto Aji, hipogram

Fulltext View|Download
  1. Damono, Sapardi Djoko. 2005. Pegangan Penelitian Sastra Bandingan. Jakarta: Pusat Bahasa
  2. Keraf, Gorys. 2004. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
  3. Muzakka, Mussaif, 2012. “Memaknai “Kata” dan “Kalimat” Soedjarwo dalam Ketukan Itu”. Dalam jurnal ALAYASASTRA, Vol. VIII, No.2, November 2012, hal. 117-125
  4. Noor, Redyanto. 2015. Pengantar Pengkajian Sastra. Semarang: Fasindo
  5. Palmer, Richard E. 2003. Hermeneutika: Teori Baru Mengenai Interpretasi (Diterjemahkan oleh
  6. Musnur Henry dan Damanhuri Muhammad). Yogyakarta: Pustaka Pelajar Offset
  7. Pradopo, Rahmat Djoko. 2007. Pengkajian Puisi: Analisis Strata Norma dan Analisis Struktural dan Semiotik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press
  8. Ratih, Rina. 2017. Teori dan Aplikasi Semiotik Michael Riffaterrre. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
  9. Riffaterre, Michael. 1978. Semiotic of Poetry. London: Indiana of University Press
  10. Sudjiman, Panuti dan Aart Van Zoest. 1992. Serba-serbi Semiotika. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama
  11. Waluyo, Herman J. 1991. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.