BibTex Citation Data :
@article{tataloka29355, author = {Jafar Mukhlis and Astinawaty Astinawaty}, title = {Transformasi Ruang Kota: Studi Perkembangan Coffee Shop Sebagai Bagian dari Urban Lifestyle di Perkotaan Majene}, journal = {TATALOKA}, volume = {28}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {Coffee Shop, Transformasi Ruang Kota, Urban Lifestyle}, abstract = { Perkembangan coffee shop di Perkotaan Majene menunjukkan transformasi signifikan dalam ruang kota kecil yang melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan fisik. Transformasi ini berupa pergeseran fungsi ruang publik tradisional menjadi ruang multifungsi modern yang melayani interaksi sosial, produktivitas, dan rekreasi, terutama bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran spasial coffee shop dan gaya hidup urban yang terwujud dalam praktik third place di coffee shop, serta mengkaji keterkaitan aktivitas nongkrong dengan transformasi gaya hidup, pola konsumsi, dan dinamika tata ruang serta sosial-ekonomi di Majene. Metode yang digunakan adalah mixed-methods, menggabungkan analisis spasial GIS dan survei kuesioner terhadap 200 responden dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan sebaran coffee shop yang mengelompok di Kecamatan Banggae Timur, dengan karakteristik pengunjung didominasi mahasiswa, frekuensi kunjungan malam, pengeluaran terjangkau, dan preferensi desain interior serta fasilitas digital. Coffee shop berperan sebagai katalis perubahan gaya hidup urban yang inklusif, memperkuat jejaring sosial, serta mendukung transformasi identitas urban perkotaan Majene ke arah pembangunan yang positif dan berdaya saing. }, issn = {2356-0266}, pages = {53--71} doi = {10.14710/tataloka.28.1.53-71}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka/article/view/29355} }
Refworks Citation Data :
Perkembangan coffee shop di Perkotaan Majene menunjukkan transformasi signifikan dalam ruang kota kecil yang melibatkan aspek sosial, ekonomi, dan fisik. Transformasi ini berupa pergeseran fungsi ruang publik tradisional menjadi ruang multifungsi modern yang melayani interaksi sosial, produktivitas, dan rekreasi, terutama bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis sebaran spasial coffee shop dan gaya hidup urban yang terwujud dalam praktik third place di coffee shop, serta mengkaji keterkaitan aktivitas nongkrong dengan transformasi gaya hidup, pola konsumsi, dan dinamika tata ruang serta sosial-ekonomi di Majene. Metode yang digunakan adalah mixed-methods, menggabungkan analisis spasial GIS dan survei kuesioner terhadap 200 responden dengan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian mengungkapkan sebaran coffee shop yang mengelompok di Kecamatan Banggae Timur, dengan karakteristik pengunjung didominasi mahasiswa, frekuensi kunjungan malam, pengeluaran terjangkau, dan preferensi desain interior serta fasilitas digital. Coffee shop berperan sebagai katalis perubahan gaya hidup urban yang inklusif, memperkuat jejaring sosial, serta mendukung transformasi identitas urban perkotaan Majene ke arah pembangunan yang positif dan berdaya saing.
Article Metrics:
Last update:
Authors who publish in the Tataloka retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).