BibTex Citation Data :
@article{tataloka243, author = {Sherlly Maulana and S Suswati}, title = {Interpretasi Elemen Vernakular pada Tata Ruang Kawasan sebagai Implementasi Regionalisme Kritis}, journal = {TATALOKA}, volume = {16}, number = {1}, year = {2014}, keywords = {Identitas; Globalisasi; Regionalisme Kritis; Vernakular; Tata Ruang}, abstract = {Dampak globalisasi di Kawasan Danau Toba telah menyebabkan hilangnya identitas kawasan yang telah mengakibatkan penurunan nilai dan image kawasan. Tujuan penelitian ini adalah menjadikan elemen vernakular sebagai identitas pada tata ruang kawasan, melalui penerapan teori regionalisme kritis. Lokasi penelitian berada di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Tahapan penelitian terdiri dari pengumpulan data melalui arsip literatur tentang vernakular Batak Toba dan survey aktivitas masyarakat Tongging melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara semi-terstruktur, tahap analisis dan sintesis berupa analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa potensi kawasan yang dapat dikembangkan sebagai identitas kawasan berdasarkan interpretasi elemen vernakular, yaitu: 1) budaya agraris; 2) penataan ruang yang mengadopsi bentuk kampung; 3) budaya gotong royong melalui peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam perbaikan kawasan; dan 4) bentuk arsitektur tropis yang beradaptasi terhadap iklim.Dampak globalisasi di Kawasan Danau Toba telah menyebabkan hilangnya identitas kawasan yang telah mengakibatkan penurunan nilai dan image kawasan. Tujuan penelitian ini adalah menjadikan elemen vernakular sebagai identitas pada tata ruang kawasan, melalui penerapan teori regionalisme kritis. Lokasi penelitian berada di Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Tahapan penelitian terdiri dari pengumpulan data melalui arsip literatur tentang vernakular Batak Toba dan survey aktivitas masyarakat Tongging melalui observasi, penyebaran kuesioner, dan wawancara semi-terstruktur, tahap analisis dan sintesis berupa analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa potensi kawasan yang dapat dikembangkan sebagai identitas kawasan berdasarkan interpretasi elemen vernakular, yaitu: 1) budaya agraris; 2) penataan ruang yang mengadopsi bentuk kampung; 3) budaya gotong royong melalui peningkatan partisipasi aktif masyarakat dalam perbaikan kawasan; dan 4) bentuk arsitektur tropis yang beradaptasi terhadap iklim.}, issn = {2356-0266}, pages = {29--36} doi = {10.14710/tataloka.16.1.29-36}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/tataloka/article/view/243} }
Refworks Citation Data :
Article Metrics:
Last update:
Authors who publish in the Tataloka retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).