PENGARUH PENAMBAHAN MADU DENGAN DOSIS BERBEDA DALAM MEDIA PENGENCER NaCl FISIOLOGIS TERHADAP KUALITAS SPERMA IKAN TAWES (Barbonymus gonionotus)

Oni Septiana Devi, Titik Susilowati, Ristiawan Agung Nugroho

Abstract

Silver barb (Barbonymus gonionotus) is one of the freshwater fish that is native in Indonesia. One of the problems in hatching of silver barb is because the maturation period of gamete broodstock male and female fish does not happen together. The solution to solving this problem is through the application of reproductive biotechnology in form of sperm storage. High sperm concentration can inhibit spermatozoa activity and affect sperm to find microphils. The addition of honey in dilute solution of physiological NaCl is expected to be able to improve the quality of sperm of silver barb. The aim this research was to know the effect and the best honey dosage in physiological NaCl on sperm quality of silver barb. The test fish that will be used in this research is 1 broodstock male and 1 broodstock female with 1-1,5 years old. In this research, the Completely Randomized Design experimental method is used. This research also using 4 treatments and 3 repetitions. Those treatment were A (0 ml honey + 100 ml physiological NaCl), B (0,2 ml honey + 99,8 ml physiological NaCl), C (0,4 ml honey + 99,6 ml physiological NaCl), D (0,6 ml honey + 99,4 ml physiological NaCl). The result of this research shows, addition of honey with different doses in dilute solution of physiological NaCl gave significant effect (p < 0,05) on fertilization rate and hatching rate of silver barb. The treatment D (0,6 ml honey + 99,4 ml physiological NaCl) gave the best on fertilization rate 90,67% and hatching rate 86,67%.

Full Text:

PDF

References

Adalina, Y. 2017. Kualitas Madu Putih Asal Provinsi Nusa Tenggara Barat. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon, 3(2):189-193.

Arifiantini, R. I. 2012. Teknik Koleksi dan Evaluasi Semen pada Hewan. IPB Press, Bogor, 92 hlm.

Akbar, U. F. 2014. Kajian Kualitas Spermatozoa Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus, Bleeker 1849) yang Berasal Dari Dua Kolam Budidaya Berbeda. [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, 31 hlm.

Arfah, H., F. Hasan, dan M. Setiawati. 2015. Pemberian berbagai jenis madu dengan rasio pengenceran berbeda terhadap kualitas sperma Pangasianodon hypopthalmus. Jurnal Akuakultur Indonesia, 14(2):164-170.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman. 2016. Data Perkembangan Produksi Ikan Air Tawar.

Bozkurt, Y., F. Ogretmen, F. S. Secer dan U. Ercin. 2009. Relationship Between Seminal Plasma Composition and Spermatological Parameters in Scaly Carp (Cyprinus carpio). Journal of Animal and Veterinary Advances, 8(12):2745-2749.

Effrizal, A. 1998. Pengaruh Penyuntikan Ovaprim Terhadap Kualitas Telur Ikan Lele Lokal (Clarias batrachus). Fishieries Journal Garing, 7(2):1-10.

Farida, Rachimi dan Adrianus. 2016. Pengaruh Suhu yang Berbeda Terhadap Waktu Penetasan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Biawan (Helostoma temmincki). Jurnal Ruaya, 4(2):63-69.

Hutagalung, J., H. Alawi dan Sukendi. 2017. Pengaruh Suhu dan Oksigen Terhadap Penetasan Telur dan Kelulushidupan Awal Larva Ikan Pawas (Osteochilus hasselti C.V.). JOM, 4(1):1-12.

Kurniawan, I. Y., F. Basuki, dan T. Susilowati. 2013. Penambahan Air Kelapa dan Gliserol Pada Penyimpanan Sperma Terhadap Motilitas dan Fertilitas Spermatozoa Ikan Mas (Cyprinus Carpio L.). Journal of Aquaculture Management and Technology, 2(1):51-65.

Lismawati, N., A. Hendri dan Mahendra. 2016. Fertilisasi dan Daya Tetas Telur Ikan Tawes (Puntius javanicus) dari Sperma Pasca Penyimpanan pada Temperatur 4oC. Jurnal Perikanan Tropis, 3(1):77-84.

Nainggolan, R., R. D. Monijung, dan W. Mingkid. 2015. Penambahan Madu dalam Pengenceran Sperma untuk Motilitas Spermatozoa, Fertilisasi dan Daya Tetas Telur Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Budidaya Perairan, 3(1):131-140.

Nurman. 1998. Pengaruh Penyuntikan Ovaprim Terhadap Kualitas Spermatozoa Ikan Lele Dumbo (Clarias Gariephynus B). Garing, 7(2): 3-42.

Rachimi, E. I. Raharjo dan M. Syaidi. 2016. Rasio Penambahan Madu Dalam NaCl untuk Pengenceran Sperma Terhadap Fertilisasi dan Daya Tetas Telur Ikan Tengadak (Barbonymus schwanenfeldii). Jurnal Ruaya, 4(1):39-44.

Setiadi, A. N. S. 2001. Mempelajari Penggunaan Cairan Pikel Ketimun Sebagai Sumber Bakteri Asam Laktat Pada Pembuatan Bekasam Ikan Tawes (Puntius javanicus). [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor, Bogor, 81 hlm.

SNI. 1999. Produksi Benih Ikan Mas (Cyprinus carpio Linneaus) strain Majalaya kelas benih sebar. Badan Standarisasi Nasional. SNI 01- 6133 – 1999.

Sumardi, Y. dan D. Rosada. 2007. Biofisika. Ed. I. Universitas Terbuka, Banten

Susilawati, T. 2011. Spermatologi. Ed. 1. Universitas Brawijaya Press, Malang, 163 hlm.

Tumanung, S., H. J. Sinjal, dan J. C. Watung. 2015. Penambahan Madu dalam Pengenceran Sperma untuk Meningkatkan Motilitas, Fertilisasi dan Daya Tetas Telur Ikan Mas (Cyprinus carpio L). Jurnal Budidaya Perairan, 3(1):51-58.

Utami, I. P. 2010. Fertilisasi Spermatozoa Ikan Tawes (Barbonymus gonionotus, Bleeker 1850) Satu Hari Pascakriopreservasi Menggunakan Campuran Metanol dan Susu Skim sebagai Krioprotektan. [Skripsi]. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia, Depok, 76 hlm.

Wulandari, D. D. 2017. Kualitas Madu (Keasaman, Kadar Air, dan Kadar Gula Pereduksi) Berdasarkan Perbedaan Suhu Penyimpanan. Jurnal Kimia Riset, 2(1):16-22.

Zairin, M. J., R. K. Sari dan M. Raswin. 2005. Pemijahan Ikan Tawes dengan Sistem Imbas Menggunakan Ikan Mas sebagai Pemicu. Jurnal Akuakultur Indonesia, 4(2):103-108.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.