skip to main content

Pengaruh hormon tiroksin (T4) dalam pakan dengan interval waktu yang berbeda terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan nila salin (oreochromis niloticus)

Department of Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia

Open Access Copyright 2026 Purtino Rahmadhani, Tristiana Yuniarti, Sri Rejeki

Citation Format:
Abstract

Ikan nila salin memiliki potensi yang besar untuk dibudidayakan dan salah
satu strain yang mampu hidup hingga salinitas 18 ppt adalah nilasa. Salah satu bahan untuk menghasilkan energi melalui metabolisme yaitu hormon tiroksin yang ditambahkan dalam pakan sehingga mempercepat laju metabolisme dan pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh hormon tiroksin dalam pakan dengan interval waktu yang berbeda terhadap total konsumsi pakan, rasio konversi pakan, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan sintasan benih ikan nila salin (O. niloticus). Bahan uji yang digunakan yaitu benih nila salin dengan ukuran panjang 2,30±0,06 cm dan bobot 0,20±0,02 g. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan 4 perlakuan dan 4 pengulangan yaitu pemberian pakan tanpa hormon tiroksin (A), pemberian pakan dengan hormon tiroksin setiap 1 hari (B), pemberian pakan hormon tiroksin setiap 2 hari (C), dan pemberian pakan dengan hormon tiroksin setiap 3 hari (D). Dosis hormon tiroksin yang digunakan dalam pakan adalah 6 mg/kg pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hormon tiroksin (T4) dalam pakan dengan interval waktu yang berbeda berpengaruh nyata (sig<0,05) terhadap total konsumsi pakan, rasio konversi pakan, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, serta tidak berpengaruh nyata terhadap sintasan benih nila salin. Perlakuan B, C, dan D memiliki pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap total konsumsi pakan, rasio konversi pakan, pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, dan sintasan dengan nilai antara 83,82-89,02 g; 0,85-0,94; 4,72-4,96 g; 4,20-4,39 cm; 7,60-7,76 %/hari; dan 100%. Kualitas air selama penelitian berlangsung yaitu kisaran DO 5,5-7,9 mg/l; pH 6,80-8,45; suhu 24,7-28,5; dan salinitas 15 ppt.

Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.