1Fisheries Faculty, Pekalongan University, Indonesia
2Pekalongan University, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{SAT25786, author = {Linayati Linayati and Tri Yusufi Mardiana and Doddy Al Kaffy Niwal Situmeang and Juita Lusiana Sihombing and Muhammad zulkham Yahya}, title = {Inventarisasi endoparasit pada budidaya ikan kakap putih (Lates carcarifer) di keramba jaring apung}, journal = {Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture}, volume = {9}, number = {1}, year = {2025}, keywords = {}, abstract = { Abstrak Keramba jaring apung adalah salah satu metode budidaya kakap putih. Salah satu masalah yang muncul adalah serangan penyakit yang disebabkan oleh endoparasit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis dan tingkat pravelensi endoparasit yang menyerang ikan kakap putih. Lokasi pengambilan sampel adalah salah satu KJA di Desa Tapian Nauli I, Kabupaten Tapanuli. Di Desa tersebut banyak ditemukan kegiatan budidaya dengan keramba jaring apung. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 ekor kakap putih dengan ukurang 31–32 cm. Pengamatan dilakukan di laboratorium Akademi Komunitas Negeri Sibolga dengan hasil Jenis endoparasit yang menginfeksi saluran pencernaan ikan kakap putih adalah cacing Rhadinorhynchus bicircumspinis dengan tingkat pravelensi 56 % serta nilai derajat infeksinya 2.67 ind/ekor yang dikategorikan rendah. Kualitas air pada penelitian ini dikatagorikan layak yaitu Suhu 23 – 24°C, DO 13,6 mg/L, salinitas 20 ppt, kecerahan 5 m, kedalaman 6–7 m serta pH 7. Kata kunci : Endoparasit, ikan kakap putih, KJA, Rhadinorhynchus Abstract Floating net cages are one method of cultivating for Barramundi. One of the problems that arise is disease attacks caused by endoparasites. The purpose of this study was to determine the type and prevalence of endoparasites that attack Baramundi The sampling location was Tapian Nauli I Village, Tapanuli Regency. In the village, there are many aquaculture activities with floating net cages. The number of samples used was 50 white snapper with a size of 31–32 cm. Observations were made in the laboratory of the Sibolga State Community Academy with the results that the type of endoparasite that infects the digestive tract of Barramundi in Tapian Nauli Village I is Rhadinorhynchus bicircumspinis with a prevalence rate of 53.3 %% and the value of the degree of infection is 2.67 / fish which is categorized as low. The water quality in this study was categorized as feasible, namely temperature 23 – 24 °C, DO 13.6 mg/L, salinity 20 ppt, brightness 5 m, depth 6-7 m, and pH 7. Keywords: Endoparasites,Barramundi, KJA, Rhadinorhyncus }, issn = {2621-0525}, pages = {38--46} doi = {10.14710/sat.v9i1.25786}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/sat/article/view/25786} }
Refworks Citation Data :
Abstrak
Keramba jaring apung adalah salah satu metode budidaya kakap putih. Salah satu masalah yang muncul adalah serangan penyakit yang disebabkan oleh endoparasit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui jenis dan tingkat pravelensi endoparasit yang menyerang ikan kakap putih. Lokasi pengambilan sampel adalah salah satu KJA di Desa Tapian Nauli I, Kabupaten Tapanuli. Di Desa tersebut banyak ditemukan kegiatan budidaya dengan keramba jaring apung. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 ekor kakap putih dengan ukurang 31–32 cm. Pengamatan dilakukan di laboratorium Akademi Komunitas Negeri Sibolga dengan hasil Jenis endoparasit yang menginfeksi saluran pencernaan ikan kakap putih adalah cacing Rhadinorhynchus bicircumspinis dengan tingkat pravelensi 56 % serta nilai derajat infeksinya 2.67 ind/ekor yang dikategorikan rendah. Kualitas air pada penelitian ini dikatagorikan layak yaitu Suhu 23 – 24°C, DO 13,6 mg/L, salinitas 20 ppt, kecerahan 5 m, kedalaman 6–7 m serta pH 7.
Kata kunci: Endoparasit, ikan kakap putih, KJA, Rhadinorhynchus
Abstract
Floating net cages are one method of cultivating for Barramundi. One of the problems that arise is disease attacks caused by endoparasites. The purpose of this study was to determine the type and prevalence of endoparasites that attack Baramundi The sampling location was Tapian Nauli I Village, Tapanuli Regency. In the village, there are many aquaculture activities with floating net cages. The number of samples used was 50 white snapper with a size of 31–32 cm. Observations were made in the laboratory of the Sibolga State Community Academy with the results that the type of endoparasite that infects the digestive tract of Barramundi in Tapian Nauli Village I is Rhadinorhynchus bicircumspinis with a prevalence rate of 53.3 %% and the value of the degree of infection is 2.67 / fish which is categorized as low. The water quality in this study was categorized as feasible, namely temperature 23 – 24 °C, DO 13.6 mg/L, salinity 20 ppt, brightness 5 m, depth 6-7 m, and pH 7.
Keywords: Endoparasites,Barramundi, KJA, Rhadinorhyncus
Article Metrics:
Last update:
Sains Akuakultur Tropis : Indonesian Journal of Tropical Aquaculture (e-ISSN: 2621-0525) is published by Aquaculture Department, Faculty of Fisheries and Marine Science, Diponegoro University
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats