skip to main content

Pengaruh Tepung Spirulina sp. pada Pakan terhadap Performa Warna Ikan Mas Koki (Carassius auratus)

*Ardiansah Khoirur Rahman  -  Department of Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Pinandoyo Pinandoyo  -  Department of Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Sri Hastuti  -  Department of Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Dewi Nurhayati  -  Department of Aquaculture, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Sudarto, SH, Tembalang, Semarang, Indonesia 50275, Indonesia
Open Access Copyright 2021 Ardiansah Khoirur Rahman

Citation Format:
Abstract

ABSTRAK

Ikan mas koki (Carasius auratus) merupakan ikan hias yang banyak peminatnya karena memiliki banyak variasi warna serta bentuk tubuh yang unik. Penggunaan pakan yang minim kandungan karotenoid selama proses budidaya menyebabkan performa warna ikan mas koki (Carasius auratus) menjadi kurang baik sehingga mempengaruhi nilai jualnya. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan penambahan sumber karotenoid berupa tepung Spirulina sp. pada pakan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2020 di Balai Benih Ikan (BBI) Mijen, Semarang, Jawa Tengah. Ikan yang digunakan memiliki bobot rata-rata 3,51±0,43 g. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu dosis A (0%/kg pakan), B (6%/kg pakan), C (9%/kg pakan) dan D (12%/kg pakan). Data yang diamati antara lain nilai hue, jumlah sel kromatofor, tingkat konsumsi pakan (TKP), efisiensi pemanfaatan pakan (EPP), laju pertumbuhan harian (RGR), kelulushidupan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung Spirulina sp. pada pakan memberikan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai hue, jumlah sel kromatofor, TKP, EPP, dan RGR. Tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kelulushidupan. Hasil nilai hue pada perlakuan C sebesar 27,80±1,79º memberikan performa warna terbaik yaitu oranye menuju kemerahan. Hasil jumlah sel kromatofor, TKP dan RGR tertinggi pada perlakuan C masing-masing sebesar 1226,40 ± 2,61 sel/mm², 91,08 ± 0,47 g, dan 2,75± 0,26 %/hari. Sedangkan nilai EPP tertinggi diperoleh perlakuan D sebesar 31,37 ± 0,67 %. Hasil nilai SR sama pada setiap perlakuan. Hasil kualitas air pemeliharaan masih dalam kisaran yang optimal.

Kata Kunci: Spirulina, Warna, Ikan hias, Carassius

Fulltext View|Download

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.