BibTex Citation Data :
@article{JPHCS30418, author = {Eka Fatmasari and Putri Wigati and Ayun Sriatmi and Chriswardani Suryawati and Antono Suryoputro and Rachel Karimah}, title = {Pengentasan Kemiskinan Melalui Pemenuhan Hak Akses Informasi Kesehatan Bagi Kelompok Disabilitas Dengan Edukasi Kesehatan Mental}, journal = {Journal of Public Health and Community Service}, volume = {5}, number = {1}, year = {2026}, keywords = {kemiskinan; edukasi; kesehatan mental; penyandang disabilitas}, abstract = { ABSTRAK Sebanyak 3.191 penyandang disabilitas dari 5.800 penyandang disabilitas di Kota Semarang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang masuk dalam kategori miskin dan kurang sejahtera. Upaya pengentasan kemiskinan bagi penyandang disabilitas dapat dilakukan melalui penguatan mental yang tangguh ditengah isu diskriminasi maupun stigma negatif di masyarakat, sehingga dibutuhkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis. Tujuan pengabdian ini adalah membangun mental yang tangguh, mandiri, dan secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas di masa mendatang melalui edukasi kesehatan mental. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi dengan booklet berjudul “ Sehat Jiwa Setara Rasa : Kesehatan Mental dalam Perspektif Inklusif” . Sosialisasi diberikan kepada 30 orang Penyandang Disabilitas Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan tanya jawab terkait tidak tersedianya tenaga penerjemah di pelayanan kesehatan, cara mengatasi kondisi mental yang terpuruk, dan pemahaman masyarakat terkait kesehatan mental pada penyandang disabilitas yang masih sangat terbatas. Diharapkan, fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan pelatihan bahasa isyarat bagi staf atau tenaga medis, pengembangan aplikasi digital penerjemah bahasa isyarat dan sejenisnya di pelayanan kesehatan, melibatkan pendampingan keluarga, melakukan pola hidup sehat dan manajemen stress serta kampanye kesadaran kesehatan mental penyandang disabilitas secara masif di komunitas penyandang disabilitas lainnya, sekolah, tempat kerja dan lingkungan masyarakat. Kata Kunci: kemiskinan, edukasi, kesehatan mental, penyandang disabilitas }, issn = {2829-4289}, doi = {10.14710/jphcs.2026.30418}, url = {https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jphcs/article/view/30418} }
Refworks Citation Data :
ABSTRAK
Sebanyak 3.191 penyandang disabilitas dari 5.800 penyandang disabilitas di Kota Semarang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang masuk dalam kategori miskin dan kurang sejahtera. Upaya pengentasan kemiskinan bagi penyandang disabilitas dapat dilakukan melalui penguatan mental yang tangguh ditengah isu diskriminasi maupun stigma negatif di masyarakat, sehingga dibutuhkan kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis. Tujuan pengabdian ini adalah membangun mental yang tangguh, mandiri, dan secara tidak langsung meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas di masa mendatang melalui edukasi kesehatan mental. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi dengan booklet berjudul “Sehat Jiwa Setara Rasa : Kesehatan Mental dalam Perspektif Inklusif”. Sosialisasi diberikan kepada 30 orang Penyandang Disabilitas Kota Semarang. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif peserta dalam diskusi dan tanya jawab terkait tidak tersedianya tenaga penerjemah di pelayanan kesehatan, cara mengatasi kondisi mental yang terpuruk, dan pemahaman masyarakat terkait kesehatan mental pada penyandang disabilitas yang masih sangat terbatas. Diharapkan, fasilitas pelayanan kesehatan dapat memberikan pelatihan bahasa isyarat bagi staf atau tenaga medis, pengembangan aplikasi digital penerjemah bahasa isyarat dan sejenisnya di pelayanan kesehatan, melibatkan pendampingan keluarga, melakukan pola hidup sehat dan manajemen stress serta kampanye kesadaran kesehatan mental penyandang disabilitas secara masif di komunitas penyandang disabilitas lainnya, sekolah, tempat kerja dan lingkungan masyarakat.
Kata Kunci: kemiskinan, edukasi, kesehatan mental, penyandang disabilitas
Article Metrics:
Last update:
Journal of Public Health and Comunity Service by Faculty of Public Health, Universitas Diponegoro is licensed under CC BY-SA 4.0