skip to main content

Implementasi Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Melalui Peningkatan Aktivitas Fisik Di Desa Kalongan Kabupaten Semarang

*Aditya Kusumawati  -  Department of Health Promotion and Behavioral Science, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia
Zahroh Shaluhiyah  -  Department of Health Promotion and Behavioral Science, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia
Ratih Indraswari  -  Department of Health Promotion and Behavioral Science, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia
Novia Handayani  -  Department of Health Promotion and Behavioral Science, Faculty of Public Health, Diponegoro University, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Peningkatan prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia menegaskan pentingnya penerapan perilaku hidup sehat melalui aktivitas fisik yang teratur. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas fisik masyarakat Desa Kalongan, Kabupaten Semarang, melalui implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Subjek kegiatan adalah warga yang tinggal di wilayah RT 02 RW 02 dengan karakteristik heterogen mencakup kelompok usia dewasa hingga lansia. Program dilaksanakan melalui tiga kegiatan utama, yaitu Trekking Sehat Kalongan, Expo Media Kesehatan, dan Lomba Senam Sehat Bersama. Evaluasi dilakukan dengan mengamati partisipasi warga dalam setiap kegiatan, peningkatan frekuensi aktivitas fisik, serta perubahan literasi kesehatan selama program berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya keterlibatan warga dalam aktivitas fisik, bertambahnya pemahaman mengenai perilaku hidup sehat, serta terbentuknya jalur trekking yang dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas olahraga berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis komunitas dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong kebiasaan hidup sehat di tingkat desa.

 

Kata Kunci: Aktivitas Fisik, Gaya Hidup Sehat, Kesehatan Masyarakat, Pengabdian Masyarakat

Fulltext Email colleagues
Keywords: aktivitas fisik; gaya hidup sehat; kesehatan masyarakat; pengabdian masyarakat

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID
  1. [WHO] World Health Organization. Noncommunicable diseases. 2021. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/noncommunicable-diseases
  2. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Hasil utama Riskesdas 2018. 2018
  3. Lee IM, Shiroma EJ, Lobelo F, Puska P, Blair SN, Katzmarzyk PT. Effect of physical inactivity on major non-communicable diseases worldwide: An analysis of burden of disease and life expectancy. Lancet. 2012; 380 (9838): 219–29
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Panduan Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Daerah. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018
  5. Damayanti R,.. Peran promosi kesehatan dalam pembangunan desa. JPKM. 2020;8(1):33–40
  6. Damayanti R, Hidayat M, Andriyani D. Faktor penghambat pelaksanaan Germas di masyarakat. J Kesehat Masy. 2019;7(2):133–40
  7. Mardiah A, Narasafa R, Mathar MAK, Pertiwi FY, Utami SP. Edukasi gerakan masyarakat hidup sehat (germas) di pkm tanjung karang. J Pengabdi Komunitas. 2022;1(20):68–73
  8. Sihombing M, Hasibuan R. Model intervensi GERMAS berbasis masyarakat. J Kesmas Indones. 2022;9(1):58–66
  9. Nuryanti E, others. Model pemberdayaan berbasis komunitas. J Pemberdaya Masy. 2020;4(1):60–9
  10. Organization WH. Ottawa Charter for Health Promotion. 1986
  11. Khotimah H, others. Pengembangan desa wisata sehat. J Kesehat Masy. 2021;9(3):221–30
  12. Yulianti N, Widyasih R. Efektivitas leaflet dan poster terhadap pengetahuan PHBS. J Media Kesehat. 2022;12(1):56–65
  13. Mariana D, others. Strategi komunikasi budaya dalam promosi kesehatan. J Promkes. 2019;7(1):45–54
  14. Pradana GA, Fibriana A. Efektivitas senam kelompok terhadap peningkatan kualitas hidup. J Kesehat. 2020;11(2):89–95
  15. Sutrisno A, Lestari M. Peran dukungan sosial dalam aktivitas fisik lansia. J Geriatr Indones. 2021;5(2):112–9
  16. Junita E, Handayani Y, Alfiah LN. GERMAS ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) Di Desa Rambah Hilir. Kumawula J Pengabdi Kpd Masy. 2020;3(1):100
  17. Arfiani N, Widyastuti M. Kolaborasi kampus dan masyarakat dalam pengabdian. J Pengabdi Kpd Masy. 2019;5(2):115–22
  18. Sudarmanto E, Rahmawati I, Umara AF, Tamrin AF, Sihotang DO. Konsep Pengembangan Masyarakat Bebasis Partisipatif, Kolaboratif, dan Inovatif. 2023
  19. Mahendradhata Y, others. The Republic of Indonesia health system review. 2019. (WHO South-East Asia Region Health Systems in Transition; vol. 7)
  20. Junita E, Handayani Y, Alfiah LN. GERMAS di desa Rambah Hilir. Kumawula. 2020;3(1):100–8
  21. Glanz K, Rimer BK, Viswanath K. Health Behavior: Theory, Research, and Practice. 5th ed. San Francisco: Jossey-Bass; 2015
  22. Green LW, Kreuter MW. Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. 4th ed. New York: McGraw-Hill; 2005
  23. Bauman AE, Reis RS, Sallis JF, Wells JC, Loos RJF, Martin BW. Correlates of physical activity: why are some people physically active and others not? Lancet. 2012;380(9838):258–71
  24. Kohl HW et al. The pandemic of physical inactivity: global action for public health. Lancet. 2012;380(9838):294–305
  25. Kemenkes RI. Panduan Pelaksanaan Aktivitas Fisik bagi Masyarakat. Jakarta; 2022
  26. Nutbeam D. Health promotion glossary. Health Promot Int. 2022;37(6):daac125
  27. Putra AA, Rahayu S. Faktor-faktor yang berhubungan dengan aktivitas fisik masyarakat pedesaan. J Kesmas. 2021;19(3):112–20
  28. Astuti R, Yuliana N. Efektivitas program kesehatan berbasis komunitas terhadap peningkatan PHBS. J Promosi Kesehatan Indonesia. 2020;15(2):85–96
  29. Hofstede G. Culture’s Consequences: Comparing Values, Behaviors, Institutions and Organizations. Beverly Hills: Sage Publications; 2001
  30. Sallis JF, Owen N, Fisher EB. Ecological models of health behavior. In: Glanz K et al., editors. Health Behavior. 2015
  31. Anderson ES, Winett RA, Wojcik JR. Self-regulation and physical activity. Health Psychol. 2007;26(1):70–80
  32. Pramesti D, Wulandari R. Implementasi promosi kesehatan dalam pemberdayaan desa. J Pengabdi Kpd Masy. 2021;7(1):140–50
  33. World Health Organization. Global Action Plan on Physical Activity 2018–2030: More Active People for a Healthier World. Geneva: WHO; 2018
  34. Nugraheni SA, Ramdhani S. Peran desa wisata dalam pengembangan masyarakat sehat. J Pemberdayaan Masy. 2022;9(1):55–68

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.