Pertumbuhan dan produksi dua varietas selada (Lactuca sativa l.) pada berbagai tingkat naungan dengan metode hidroponik

M Arif Rohman Hakim, Sumarsono Sumarsono, Sutarno Sutarno


DOI: https://doi.org/10.14710/joac.3.1.15-23

Abstract


ABSTRACT

 

The study aims to determine the growth and production of two varieties of lettuce at various levels of shade by hydroponic methods. This research was done by using serie experiment by Randomized Block Design with 3 bloks. Treatment of varieties with 3 series groups on each shade treatment. The shade treatment consisted of four shaded treatment levels (N0), 50% Shade (N1), 60% Shade (N2), and 70% Shade (N3). every shade was tested 2 varieties of lettuce Romain Romain green varieties (V1) and Romain lettuce varieties Tiberius (V2). Parameters observed for plant height, number of leaves, leaf area, fresh weight of plant, and dry weight of plant. The results showed that shade levels increased plant height in 50% and 60% shade, but decreased leaf number, leaf area, wet weight, and dry weight as shade level increased. Tiberius varieties produce higher plant height, leaf number, and wet weight significantly higher than Green Romain varieties.

Keywords :Lettuce, shades, varieties, hydroponic

 

ABSTRAK

 

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pertumbuhan dan produksi dua varietas selada pada berbagai tingkat naungan dengan metode hidroponik. Penelitian ini dilakukan percobaan seri dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 kelompok. Perlakuan varietas dengan 3 kelompok seri pada setiap perlakuan naungan. Perlakuan naungan terdiri dari empat taraf perlakuan yaitu tanpa naungan (N0), Naungan 50% (N1), Naungan 60% (N2), dan Naungan 70% (N3). Pada setiap naungan dicobakan 2 varietas selada yaitu selada Romain varietas Green Romain (V1) dan selada Romain varietas Tiberius (V2). Parameter yang diamati tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat segar tanaman, dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat naungan menaikkan tinggi tanaman pada naungan 50% dan 60%, tetapi menurunkan jumlah daun, luas daun, berat basah, dan berat kering seiring dengan meningkatnya tingkat naungan. Varietas Tiberius menghasilkan tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat basah lebih tinggi secara signifikan dibandingkan varietas Green Romain.

Kata kunci : Selada, naungan, varietas, hidroponik

 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Buntoro, B. H., R. Rogomulyo, dan S. Trisnowati. 2014. Pengaruh takaran pupuk kandang dan intensitas cahaya terhadap pertumbuhan dan hasil temu putih (Curcuma zedoaria L.). Vegetalika 3 (4) : 29-39.

Dama, S. W., H. Gubali, dan N. Musa. 2014. Pertumbuhan dan hasil tanaman sawi (Brassica juncea L.) berdasarkan presentase naungan dan varietas. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Negeri Gorontalo, Gorontalo.

Delarizka, A., B. Sasmito, dan Hani’ah. 2016. Analisis fenomena pulau bahang (Urban Heat Island) di kota semarang berdasarkan hubungan antara perubahan tutupan lahan dengan suhu permukaan menggunakan citra multi temporal landsat. Jurnal Geodesi Undip 5 (4) : 165-177.

Harjanto, H. dan N. Rahmania. 2007. Memperbanyak Tanaman Hias Favorit. Niaga Swadaya, Jakarta.

Haryanti, S. 2010. Respon pertumbuhan jumlah dan luas daun nilam (Pogostemon cablin Benth) pada tingkat naungan yang berbeda. Skripsi. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Diponegoro, Semarang.

Istiqomah, S. 2006. Menanam Hidroponik. Azka Press, Jakarta.

Krisna, B., E. T. S. Putra, R. Rogomulyo, D. Kastono. 2017. pengaruh pengayaan oksigen dan kalsium terhadap pertumbuhan akar dan hasil selada keriting (Lactuca sativa L.) pada hidroponik rakit apung. Jurnal Vegetalika, 6 (4) : 14-27.

Marada, R., H. Gubali, dan N. Musa. 2016. Respon tanaman selada (Lactuca sativa L.) berdasarkan naungan dan varietas. Jurnal Ilmiah Agrosains Tropis, 9 (2).

Musyarofah, N., S. Susanto, S. A. Aziz, dan S. Kartosoewarno. 2007. Respon tanaman pegagan (Centella asiatica L. Urban) terhadap pemberian pupuk alami di bawah naungan. Buletin Agronomi, 35 (3) : 217-224.

Nugraha, R. U. 2014. Sumber hara sebagai pengganti AB mix pada budidaya sayuran daun secara hidroponik. Skripsi. Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Pamujiningtyas. B. K. dan A. D. Susila. 2015. Pengaruh aplikasi naungan dan pupuk daun terhadap pertumbuhan dan produksi selada (Lactuca sativa Var. Minetto) dalam teknologi hidroponik sistem terapung (THST). Skripsi. Departemen Budidaya Pertanian. Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Parman, S. 2010. Pengaruh intensitas cahaya terhadap produksi umbi tanaman lobak (Raphanus sativus L.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 18 (2) : 29-38.

Pusvita, P. A dan Z. Arifin. 2010. Perencanaan Jaringan air baku di kampus Universitas Diponegoro Tembalang – Semarang. Thesis. Fakultas Teknik. Universitas Diponegoro. Semarang.

Redaksi Trubus. 2007. Menjadikan Buah Lebih Manis. Cetakan ke-12. Penebar Swadaya, Jakarta.

Roidah, I. S. 2014. Pemanafaatan lahan dengan menggunakan sistem hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo, 1 (2) : 43 – 50.

Sari, D. N. I., E. Daningsih, dan A. N. Mardiyyaningsih 2015. Perbedaan konsentrasi gandasil B terhadap pertumbuhan selada pada hidroponik mini. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4 (12).

Tim Budidaya Selada Rijk Zwaan. 2015. Hydroponik Lettuce. Rijk Zwaan, De Lier, Netherland.

Setyaningrum, H. D. dan C. Saparinto. 2011. Panen Sayur secara Rutin di lahan Sempit. Penebar Swadaya, Jakarta.

Utomo, S., D. Martino, dan E. Indraswari. 2017. Pengaruh naungan terhadap pertumbuhan selada merah (Lactuca sativa L. Var. Red Rapids) secara hidroponik sistem wick. Jurnal Marine Agriculture, 1 (1) : 1-8.

Wasonowati, C. S. Suryawati, dan A. Rahmawati. 2013. respon dua varietas tanaman selada (Lactuca sativa L.) terhadap macam nutrisi pada sistem hidroponik. Jurnal Agrovigor, 6 (1) : 50-56.

Widiastuti, L., Tohari, dan E. Sulistyaningsih. 2004. Pengaruh intensitas cahaya dan kadar daminosida terhadap iklim mikro dan pertumbuhan tanaman krisan dalam pot. Jurnal Ilmu Pertanian, 11 (2) : 35-42.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View JOAC Stats

 

ISSN 2597-4386 (media online)

JOAC is published by Department of Agriculture, Faculty of Animal and Agricultural Sciences, Diponegoro University, Indonesia

 

Creative Commons License
JOAC is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.