Analisis Lemak Sapi dan Lemak Babi Menggunakan Gas Chromatography (GC) dan Fourier Transform Infra Red Spectroscophy Second Derivative (FTIR-2D) untuk Autentifikasi Halal

*Susy Yunita Prabawati -  Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia
Imelda Fajriati -  Program Studi Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Kalijaga Jl. Laksda Adisucipto, Yogyakarta, Indonesia
Published: 29 Dec 2018.
Open Access Copyright 2019 Indonesia Journal of Halal

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Research Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 479 799
Abstract
Telah dilakukan penelitian analisis lemak sapi dan lemak babi menggunakan Gas Chromatography (GC) dan FTIR second derivative (2D). Penelitian dilakukan untuk mempelajari perbedaan karakteristik dan profil kedua lemak dalam proses autentifikasi halal. Sampel lemak dipisahkan menggunakan ekstraksi Soxhlet dengan pelarut n-heksana selama 2 jam. Hasil ekstraksi selanjutnya dianalisis menggunakan GC dan FTIR 2D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, dengan GC didapatkan kandungan asam lemak jenuh (asam palmitat dan asam okta-dekanoat) pada lemak sapi lebih banyak daripada asam lemak jenuh pada lemak babi. Adapun kandungan asam lemak tak jenuh (asam oleat, linoleat dan asam linolenat) pada lemak babi lebih tinggi daripada lemak sapi. Hasil ini dibuktikan dengan profil spektra FTIR 2D, dimana munculnya serapan pada bilangan gelombang 3000-3010 cm-1 yang merupakan vibrasi ulur dari ikatan rangkap –C=CH cis pada profil spektra lemak babi, dan tidak nampak serapan pada bilangan gelombang tersebut pada profil lemak sapi. Dengan demikian, analisis lemak sapi dan lemak babi menggunakan GC dan FTIR 2D dapat digunakan untuk autentifikasi halal.

 

Kata Kunci: Ekstraksi Soxhlet, GC, FTIR second derivative(2D), autentifikasi halal.

Article Metrics:

  1. Baroroh, H., Hakim, A. 2012. 2D Infrared characteristic spectra pattern of type B porcine and bovine bone gelatin in low scan, Proceeding of Int`l Conference on Halal Science and Technology. July 4-6th, 2012. Denpasar, Bali, Indonesia.
  2. Buana, D.L., Fajriati, I. 2018. Karakterisasi Lemak Sapi dan Lemak Babi dalam Bakso menggunakan FTIR Spectrocopy, disampaikan dalam Seminar Nasional Safety dan Halal, Pusat Kajian Halal. Universitas Diponegoro. Semarang, 26 Juli 2018.
  3. Che Man, Y.B. and Mirghani, M.E.S. 2011. Detection of Lard Mixed with Body Fats of Chicken, Lamb, and Cow by Fourier Transform Infrared Spectroscopy. JAOCS. vol.78. no.7.
  4. Che Man, Y.B. Sahriza, Z.A., and Rohman, A. 2010. Chapter 1. Fourier Transform Infrared (FTIR) Spectroscopy: development, tecniques, and aplicationin the analyses of fats and oils, in Fourier Infrared Spectroscopy edited by OliverJ. Ress, Nova Sciece Publisher New York: USA. (ISBN 978-1-61668-835.pp1-36.)
  5. Fajriati, I., Aisyah, L., Hamidah, N. 2010. Karakterisasi Lemak dari Produk Olahan Daging Sapi dan Daging Babi (Studi Pendahuluan Analisis Kehalalan Bahan Pangan). Laporan Penelitian. Lembaga Penelitian UIN Sunan Kalijaga.
  6. Hasanah, A.N.U. 2015. Karakterisasi Asam Lemak Sapi dan Asam Lemak Babi Secara Voltametri Siklik. Laporan Penelitian. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
  7. Hermanto S, Anna M, dan Rizkina H. 2008. Profil dan Karakteristik Lemak Hewani
  8. (Ayam, Sapi, dan Babi) Hasil Analisa FTIR dan GCMS. Laporan Penelitian.
  9. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
  10. Hilda, L. 2014. Analisis Kandungan Lemak Babi dalam Produk Pangan di Pdangsidimpuan Secara Kualitatif dengan Kromatografi Gas (GC). Tazkir. Vol. 9 No. Juli-Desember 2014.
  11. Irwandi J., Mighrani M. E. S., Hasan T. H., dan Said M. Z. M. 2003. Determination
  12. of Lard in Mixture of Body Fats of Mutton and Cow by Fourier Transform
  13. Infrared Spectroscopy. Journal of Oleo Science. Vol 52 No. 12. 633-638.
  14. Jaswir, Irwandi. 2007. Metode Cepat Analisa Lemak Babi dengan FTIR, Halal Guide - Metode Cepat Analisa Lemak Babi dengan FTIR.htm.
  15. Matsjeh, S., Ratmoko, S. 2011. Penentuan kadar lemak babi dalam lemak sapi menggunakan spektrofotometri infra merah dan kromatografi gas cair. Prosiding Seminar Nasional Kimia. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta.
  16. Maulidia, R. 2013. Urgensi Regulasi dan Edukasi Produk Halal bagi Konsumen. Justitia Islamica, Vol. 10.No. 2. 359-390.
  17. Mursyidi, A. 2013. The Role of Chemical Analysis in the Halal Authentication of Food and Pharmaceutical Products. J.FoodPharm.Sci. 1. 1-4.
  18. Mossoba, M. M. , Kramer, J. K. G. , Milosevic, V. , Milosevic, M. and Azizian, H. 2007. Interference of Saturated Fats in the Determination of Low Levels of trans Fats (below 0.5%) by Infrared Spectroscopy. J. Am. Oil Chem. Soc. Vol. 84. 339-342.
  19. Rahayu,W.S., Rohman, A., Martono, S., Sudjadi. 2018. Application of FTIR Spectroscopy and Chemometrics for Halal Authenticationof Beef Meatball Adulterated with Dog Meat. Indones. J. Chem.18. 2. 376-381.
  20. Rohman, A., Triyana, K., Sismindari., Erwanto, Y. 2012. Differentiation of lard and other animal fats based on triacylglycerols composition and principal component analysis, International Food Research Journal 19(2): 475-479.
  21. Rohman, Rohman, A., Arsanti, L., Erwanto, Y. and Pranoto, Y. 2016. The use of vibrational spectroscopy and chemometrics in the analysis of pig derivatives for halal authentication. International Food Research Journal 23.5.1839-1848.
  22. Vacawati, W.D., Kuswandi, B. Dan Wulandari L. 2013. Deteksi Lemak Babi dan Lemak Ayam menggunakan FTIR (Fourier Transform Infrared) dan Kemometrik sebagai Verifikasi Halal. Skripsi,Universitas Jember. Jember.
  23. Rohman, A., Triyana, K., Sismindari., Erwanto, Y. 2012. Differentiation of lard and other animal fats based on triacylglycerols composition and principal component analysis, International Food Research Journal 19(2): 475-479.