skip to main content

Faktor yang Berhubungan dengan Beban Caregiver dalam Merawat Keluarga yang Mengalami Stroke

*Yolla Nandha Ariska  -  School of Health Science Telogorejo, Indonesia
Prita Adisty Handayani  -  School of Health Science Telogorejo, Indonesia
Elis Hartati  -  Department of Nursing, Faculty of Medicine, Diponegoro University, Indonesia
Open Access Copyright 2020 Holistic Nursing and Health Science

Citation Format:
Abstract

Introduction: Stroke is a disease that most often causes disability in the form of paralysis of the limbs, speech disorders, thought processes and other forms of disability. In this condition, stroke patients need caregiver assistance to meet their daily needs. The caregiver faces physical, psychological, social, economic problems in providing care. This study aimed to determine the factors associated with caregiver burden in caring for family members suffering from stroke.

Methods: This was a quantitative study with a cross sectional design. The research instrument used the Zarit Burden Interview questionnaire. The study recruited 56 caregivers as the sample with the inclusion criteria of caregivers aged ≥ 26 years old, providing care for stroke patient as a main caregiver in at least 3 monthsduration of care. The samples were selected by applying purposive sampling technique, and the data were analyzed by Chi Square test.

Results: The study shows a significant relationshipbetween age (p=0.009), gender (p=0.001), employment status (p=0.002), income (p=0.000), marital status (p=0.025), family relationship (p=0.011), family support (p=0.000) and caregiver burden, however no correlation was identified between education and caregiver burden (p = 0.155).

Conclusion: Age, gender, employment status, income, marital status, family relationships and family support are significantly related to the burden of caregivers in caring for stroke family members. Health services are expected to adequately provideinformation for caregivers related to how to care for stroke patients, in order to reduce the caregiver's burden.

 

Fulltext View|Download
Keywords: Caregiver Burden; Family; Stroke.

Article Metrics:

  1. Adianta, I. K. A., & Wardianti, G. A. (2018). Beban keluarga pada penderita diabetes. Jurnal Riset Keperawatan, 2(1), 85-90
  2. American Heart Association. (2010). American Heart Association Public Policy Agenda, 2010-2014. Diperoleh dari http://www.heart.org/idc/groups/heartpublic/@wcm/@adv/documents/downloadable/ucm_301674.pdf
  3. Aruan, T. N. R., & Sari, S. P. (2018). Gambaran beban ibu sebagai caregiver anak dengan skizofrenia di poliklinik rawat jalan rumah sakit jiwa. Diperoleh dari http://eprints.undip.ac.id/63015/
  4. Asniar, A., Sahar, J., & Wiarsih, W. (2010). Studi fenomenologi tentang pengalaman keluarga merawat anggota keluarga paska stroke di rumah. Jurnal Ners Indonesia, 1(1), 54-61. doi: 10.31258/jni.1.1.54-61
  5. Darwin, P., Hadisukanto, G., & Elvira, S. D. (2013). Beban perawatan dan ekspresi emosi pada pramurawat pasien skizofrenia di rumah sakit jiwa. Journal Indonesia Medical Association 63 (2), 46-51
  6. Erwanto, R. (2016). Faktor yang berhubungan dengan beban keluarga dalam merawat aktifitas sehari-hari pada Lansia. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 4(3), 117-122
  7. Erwina, I., Gusty, R. P., & Monalisa. (2016). Distress emosional pada caregiver perempuan dengan anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa. Ners Jurnal Keperawatan, 12(1), 28–37. doi: 10.25077/njk.12.1.28-37.2016
  8. Friedman, M. M., Bowden, O., & Jones, M. (2010). Keperawatan keluarga: riset, teori, & praktik. (5th ed.). Jakarta: EGC
  9. Gbiri, C. A., Olawale, O. A., & Isaac, S.O (2015). Stroke management : Informal caregivers’ burdens and strians of caring for stroke survivors. Annals of Physical and Rehabilitation Medicine, 58(2), 98-103. doi: 10.1016/j.rehab.2014.09.017
  10. Hartati, J. (2012). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku family caregiver dalam merawat penderita paska Stroke di Rumah Tahun 2012. Universitas Islam Negeri Syarif Hiddayatullah, Jakarta. Diperoleh dari http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/25560
  11. Joanna Briggs Institute. (2012). Caregiver burden of terminally-ill adults in the home setting. Nursing and Health Science, 14(4), 435-437. doi: 10.1111/nhs.12013
  12. Julianti, E. (2013). Pengalaman caregiver dalam merawat pasien pasca stroke di rumah pada wilayah kerja Puskesmas Benda Baru Kota Tangerang Selatan. Universitas Islam Negeri Syarif Hiddayatullah, Jakarta. Diperoleh dari http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/25548
  13. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (2018). Hasil utama Riskesdas 2018. Diperoleh dari https://www.kemkes.go.id/resources/download/info-terkini/hasil-riskesdas-2018.pdf
  14. Khatimah, H. (2018). Hubungan antara dukungan deluarga dengan caregiver burden pada family caregiver pasien stroke. Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Diperoleh dari https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/12708
  15. Muttaqin, A. (2011). Asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan sistem persarafan. Jakarta: Salemba Medika
  16. Nugraha, N. J. (2011). Pengalaman keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menjalani terapi hemodialisa di Kota Bandung: Studi fenomenologi. Universitas Indonesia, Depok. Diperoleh dari http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20281884-T%20Nandang%20Jamiat%20Nugraha.pdf
  17. Nuraenah, Mustikasari, & Putri, S. S. E. (2014). Hubungan dukungan keluarga dan beban keluarga dalam merawat anggota dengan riwayat perilaku kekerasan di RS Jiwa Islam. Jurnal Keperawatan Jiwa, 2(1), 41-50. doi: 10.26714/jkj.2.1.2014.41-50
  18. Nurjannah, S., & Setyopranoto (2018). Determinan beban pengasuh pasien stroke pasca perawatan di rumah sakit di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso, Wonogiri. Berita Kedokteran Masyarakat, 34(3), 143-148. doi: 10.22146/bkm.33850
  19. Patricia, H. (2015). Hubungan beban dengan kualitas hidup pada caregiver klien skizofrenia yang berkunjung ke instalasi rawat jalan Rumah Sakit Jiwa Tampan Pekanbaru. Universitas Andalas, Padang. Diperoleh dari http://scholar.unand.ac.id/id/eprint/1172
  20. Pratiwi, J. N. (2018). Rancangan intervensi psikologis untuk mengurangi beban perawatan pada para perawat Lansia. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diperoleh dari http://eprints.ums.ac.id/67129/
  21. Purdani, K. S. (2016). Hubungan discharge planning dalam pelaksanaan promosi kesehatan rumah sakit (PKRS) RSUD Tugurejo Semarang dengan beban caregiver insan pasca stroke di Semarang. Universitas Diponegoro, Semarang. Diperoleh dari http://eprints.undip.ac.id/51141/2/TESIS.pdf
  22. Puspitasari, S. (2017). Gambaran beban caregiver keluarga pada pasien kanker di rumah singgah yayasan kanker. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta. Diperoleh dari
  23. Putra, D. A. (2017). Gambaran strategi koping family caregiver pada Lansia dengan hambatan activities of dalily living di Dusun Pringgading Guwosari Pajangan Bantul Yogyakarta. STIKES Jenderal Achmad Yani, Yogyakarta Diperoleh dari http://repository.unjaya.ac.id/2264/2/DEDE%20ADEKAYASA%20PUTRA_2213088_pisah.pdf
  24. Putri, Y. S. E. (2013). Prediktor beban merawat dan tingkat depresi caregiver dalam merawat lanjut usia dengan demensia di masyarakat. Jurnal Ners, 8(1), 88-97
  25. Putri, D. P., Konginan, A., & Mardiana, N. (2013). Korelasi social support dengan caregiver burden pada istri pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal Psikiatri Surabaya. 3(1), 59-69
  26. Rafiyah, I., & Sutharangsee, W. (2011). Review: Burden on family caregivers caring for patients with schizophrenia and its related factors. Nurse Media Journal of Nursing, 1(1), 29-41. doi: 10.1470/nmjn.v1i1.745
  27. Rekam Medis RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah. (2019). Prevalensi pasien stroke di rawat jalan tahun 2016-2018. Semarang: RSUD Tugurejo Provinsi Jawa Tengah
  28. Rha, S. Y., Park, Y., Song, S. K., Lee, C. E., & Lee, J. (2015). Caregiving burden and the quality of life of family caregivers of cancer patients: The relationship and correlates. European Journal of Oncology Nursing., 19(4), 376-82. doi: 10.1016/j.ejon.2015.01.004
  29. Sari, I. W. W. (2017). Faktor-faktor yang memengaruhi beban family caregiver dalam merawat anggota keluarga yang menderita kanker stadium lanjut. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Diperoleh dari http://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/112338
  30. Suwadirman, D. (2011). Hubungan antara dukungan keluarga dengan beban keluarga untuk mengikuti regimen terapeutik pada keluarga klien halusinasi di RSUD Serang. Universitas Indonesia, Depok. Diperoleh dari http://lib.ui.ac.id/detail.jsp?id=20280324
  31. Utami, Y. H. (2013). Hubungan antara tingkat kemandirian pasien geriatri dengan beban pramurawat yang merawatnya di RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta. Universitas Indonesia, Depok. http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/20367273-SP-Yusri%20Hapsari.pdf
  32. Wawan, A., & Dewi, M. (2011). Teori dan pengukuran pengetahuan sikap dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika
  33. Wiwit, S. (2010). Stroke & penangannya: Memahami, mencegah, & mengobati stroke. Yogyakarta: Katahati
  34. Zahra, R. F. (2016). Hubungan dukungan instrumental dengan beban pada anggota keluarga skizofrenia di poli klinik keperawatan jiwa RSJ Grhasia Provinsi DIY. Caring, 8(1), 9-14. Doi: 10.29238/caring.v8i1.362

Last update: 2021-07-24 15:09:35

No citation recorded.

Last update: 2021-07-24 15:09:35

No citation recorded.