skip to main content

Gambaran Penyesuaian diri Lansia dalam Konteks Model Adaptasi Roy di Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kendari

Anggi Nurza’da Pebrianti M  -  School of Health Science Karya Kesehatan, Indonesia
*Diah Indriastuti  -  School of Health Science Karya Kesehatan, Indonesia
Mien Mien  -  School of Health Science Karya Kesehatan, Indonesia
Open Access Copyright 2020 Holistic Nursing and Health Science

Citation Format:
Abstract

Introduction: Changes in the elderly need social support from friends, family and the surrounding environment so that they can easily adjust to the changes that occur. This study aimed to describe the self-adjustment of the elderly in the context of Roy's Adaptation Model at the Elderly Social Rehabilitation (ESR) of Kendari.

Methods:  The study was a qualitative research with a phenomenology approach. The participants in this study were eight elderly who lived in Kendari's ESR and two nurses as triangualition participants. Sampling used a purposive sampling technique. The researchers employing in-depth interview, observation, dan documentation study in collecting data. The data were analyzed using thematic analysis.

Results: The study resulted in four themes including entry process to ESR, self-change, coping mechanisms and response indicate that the elderly self-adjusment social rehabilitationsite in the context of Roy’s Adaptation Model describing the human adaptation system through several stages, namely input, control and output where in the life of the elderly who live in ESR is influenced by the entry process in LRSLU as an internal stimulus or an external stimulus. Thus, there is a process of self-adjustment in the form of self-change and coping mechanisms, with various kinds of coping carried out to produce a behavior in the form of adaptive or maladaptive responses.

Conclusion: This study concludes that the elderly in adjusting themselves through several stages namely input, control and output to adapt to the environment goodbye in the elderly social rehabilitation workshop (ESR) Kendari with self-changes and various coping mechanisms so as to produce behavioral responses.

Fulltext View|Download
Keywords: Elderly, Nursing Home; Roy's Adaptation Model; Self-Adjustment

Article Metrics:

Article Info
Section: Original Research Articles
Language : ID
Statistics:
Share:
  1. Adinugraha, T. S. (2014). Analisis penerapan Model Adaptasi Roy dalam asuhan keperawatan pasien diabetes mellitus, evidence based nursing practice dan inovasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta. Universitas Indonesia. Depok
  2. Afiah, W., Yusran, S., & Sety, L. O. M. (2018). Faktor risiko antara aktivitas fisik, obesitas dan stres dengan kejadian penyakit hipertensi pada umur 45-55 tahun di wilayah kerja Puskesmas Soropia Kabupaten Konawe tahun 2018. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 3(2), 1–10. doi: 10.37887/jimkesmas.v3i2.3998
  3. Alligood, M. R. (2014). Nursing theorists and their work (8th ed.; D. L. Vogel, Ed.). St. Louis: Elsevier
  4. Crespo, A. (2019). Panti Sosial Tresna Werdha Minaula berganti nama, ini nama dan tupoksinya. Diperoleh dari https://detiksultra.com/pstw-minaula-berganti-nama-ini-nama-dan-tupoksi-barunya
  5. Hadidi, K. (2015). Pengaruh psikoedukasi terhadap pengetahuan, koping, kepatuhan dan tekanan darah pada Lansia dengan hipertensi menggunakan Teori Adaptasi Roy. Universitas Airlangga. Diperoleh dari http://repository.unair.ac.id/45454/
  6. Herawati, N. (2015). Manajemen kasus spesialis keperawatan jiwa pada Lansia dengan harga diri rendah menggunakan pendekatan Model Adaptasi Roy di Ruang Saraswati RSMM Bogor. Universitas Indonesia. Diperoleh dari http://lontar.ui.ac.id/detail?id=20417211
  7. Indriana, Y., Desiningrum, D. R., & Kristiana, I. F. (2011). Religiositas, keberadaan pasangan dan kesejahteraan sosial (social well being) pada lansia binaan PMI cabang Semarang. Jurnal Psikologi UNDIP, 10(2), 184–193. doi: 10.14710/jpu.10.2.184-193
  8. Isnawati, D., & Suhariadi, F. (2012). Hubungan antara dukungan sosial dengan penyesuaian diri masa persiapan pensiun pada karyawan PT Pupuk Kaltim. Jurnal Psikologi Industri dan Organisasi, 1(3), 172–177
  9. Jamil, M. (2012). Kepuasan interaksi sosial Lansia dengan tipe kepribadian. Jurnal Keperawatan, 3(2), 171–182
  10. Nauli, A. F., Yuliatri, E., & Savita, R. (2014). Hubungan Tingkat Depresi Dengan Tingkat Kemandirian Dalam Aktifitas Sehari-hari Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tembilahan Hulu. Jurnal Keperawatan Soedirman, 9(2), 103–110. doi: 10.20884/1.jks.2014.9.2.576
  11. Nurhidayah, S., & Agustini, R. (2012). Kebahagiaan Lansia ditinjau dari dukungan sosial dan spiritualitas. Jurnal Soul, 5(2), 15–32
  12. Padila. (2013). Buku ajar keperawatan gerontik. Yogyakarta: Nuha Medika
  13. Parasari, G. A. T., & Lestari, M. D. (2015). Hubungan dukungan sosial keluarga dengan tingkat depresi pada Lansia di Kelurahan Sading. Jurnal Psikologi Udayana, 2(1), 68–77. doi: 10.24843/JPU.2015.v02.i01.p07
  14. Prabasari, N. A., Juwita, L., & Maryuti, I. A. (2017). Pengalaman keluarga dalam merawat Lansia di rumah (studi fenomenologi). Jurnal Ners LENTERA, 5(1), 56–68
  15. Purwanti, O. S. (2014). Analisis penerapan Model Adaptasi Roy dalam asuhan keperawatan pasien diabetes melitus, evidence based nursing dan inovasi keperawatan di RSUPN Cipto Mangunkusumo. Universitas Indonesia. Depok
  16. Putri, S. T., Fitriana, L. A., Ningrum, A., & Sulastri, A. (2015). Studi komparatif : kualitas hidup Lansia yang tinggal bersama keluarga dan panti. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 1(1), 1–6. doi: 10.17509/jpki.v1i1.1178
  17. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset kesehatan dasar 2018. Diperoleh dari http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil Riskesdas 2018.pdf
  18. Saputri, M. A. W., & Indrawati, E. S. (2011). Hubungan antara dukungan sosial dengan depresi pada lanjut usia yang tinggal di Panti Werdha Wening Wardoyo Jawa Tengah. Jurnal Psikologi UNDIP, 9(1), 65–72. doi: 10.14710/jpu.9.1
  19. Utomo, T., & Prasetyo, E. (2012). Well-being pada lansia yang tinggal di panti werdha atas dasar keputusan sendiri. Experientia, 1(1), 57–69. doi: 10.33508/exp.v1i1.53

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.