ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KOHESIVITAS KELOMPOKTANI DALAM PENGGUNAAN VARIETAS UNGGUL BARU KOMODITAS PADI

*Rachma Luviani  -  Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Indonesia
Abdul Farid  -  Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Indonesia
Irianti Kurniasari  -  Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Indonesia
Received: 16 Jul 2019; Published: 13 May 2020.
Open Access Copyright 2020 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian
License URL: http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Citation Format:
Abstract

Penurunan kohesivitas kelompoktani menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi kelompoktani saat ini. Petani beranggapan bahwa kelompoktani hanya menjadi alat bagi sebagian masyarakat atau kelmpok tertentu untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mendeskripsikan karakteristik petani di Desa Karangrejo Kecamatan Kendal; 2) Mendeskripsikan kohesivitas kelompoktani yang ada di Desa Karangrejo Kecamatan Kendal; 3) Menganalisis hubungan antara karakteristik petani dan kohesivitas kelompoktani dalam penggunaan Varietas Unggul Baru komoditas padi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan analisis korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik petani di Desa Karangrejo yaitu petani memiliki umur petani rata-rata 42-51 tahun, pendidikan petani rata-rata SMA, pelatihan dalam bidang pertanian yang dilakukan rata-rata 3-4 kali, lama usaha tani berada direntang 11-20 tahun, luas lahan rata-rata 0,2-0,4, tingkat kosmopolitan rendah, interaksi penyuluh tinggi dan pemanfaatan media terhadap kohesivitas kelompok tinggi. Tingkat kohesivitas berada pada kategori tinggi. Hubungan yang signifikan positif terdapat pada tingkat pendidikan, interaksi dengan penyuluh, dan pemanfaatan media, sedangkan untuk pelatihan, lama berusahatani, dan kekosmopolitan memiliki hubungan yang tidak signifikan dan bernilai negatif, kemudian untuk umur dan luas lahan memiliki hubungan yang tidak signifikan dan bernilai positif.

Keywords: Karakteristik Petani, Kohesivitas Kelompoktani, Varietas Unggul Baru Komoditas Padi

Article Metrics:

  1. Bakti Iriana, Novianti E, Chandratama C, dan Ryanto H. 2017. Hubungan antara karakteristik individu petani dengan kohesivitas kelompok tani tanaman obat. Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 1(2) : 153-163
  2. Chavas, Petrie, Roth. 2005 Farm Household production efficiency : Evidence from the Gambia. Am. J. Agric. Econ
  3. Fajar. 2014. Kohesivitas dan Kinerja Kelompok : Versus atau Featuring. Diakses dari : htpp://www.bioropsikologi.com pada tanggal 20 Oktober 2018
  4. Faqih Achmad. (2011). Hubungan antara Karakteristik Petani dan Dinamika Kelompok dengan Keberhasilan Program PUAP.
  5. Mardikanto T. 2009. Sistem Penyuluhan Pertanian. Sebelas Maret University Press. Surakarta
  6. Mislini, 2006. Analisis jaringan komunikasi pada kelompok swadaya masyarakat: kasus ksm di Desa Tamansari, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Tesis. Bogor: Sekolah Pascasarajan IPB
  7. Pratiwi, E. (2010). Perilaku petani dalam mengelola lahan pertanian di kawasan rawan bencana longsor (studi kasus desa sumberejo, kecamatan batur, kabupaten banjarnegara-jateng
  8. Robbins, Stephen P. 2002. Organization Behavior. Alih Bahasa Dr Handayani Pujoatmoko. Jakarta. PT Prenhaltindo
  9. Soekartawi. 2002. Analisis Usaha Tani. UI – Press: Jakarta
  10. Walgito Bimo. 2007. Psikologi Kelompok. Andi Offset. Yogjakarta
  11. Yuniasanti R. 2010. Pelatihan pembentukan tim untuk meningkatkan kohesivitas tim pada tim devisi produksi. Insight. 8 (1). 71-72. Yogjakarta. Universitas Gajah Mada