POLA KEMITRAAN AGRIBISNIS TEBU DI KECAMATAN JETIS KABUPATEN MOJOKERTO

*Ulil Azmie  -  Udayana University, Indonesia
Ratna Komala Dewi  -  Udayana University, Indonesia
I Dewa Gede Raka Sarjana  -  Udayana University, Indonesia
Received: 10 Jun 2019; Published: 30 Nov 2019.
Open Access Copyright 2019 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 115 71

Abstract

Tebu merupakan bahan baku utama gula dalam industri gula di Indonesia. PG. Gempolkrep merupakan salah satu pabrik gula yang membutuhkan bahan baku tebu. Petani tebu di Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto membutuhkan jaminan pasar, pembinaan, bantuan modal, dan sarana prasana produksi, sehingga kerjasama kemitraan merupakan upaya yang tepat untuk kedua belah pihak karena saling membutuhkan dan menguntungkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola kemitraan, kontribusi kemitraan, penerimaan dan pendapatan petani, dan kendala kemitraan. Responden penelitian ini adalah petani mitra sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan metode studi pustaka, studi dokumentasi, dan wawancara. Data dikumpulkan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kemitraan agribisnis tebu antara PG. Gempolkrep dengan petani tebu adalah pola sub kontrak. Kontribusi kemitraan pada aspek ekonomi yaitu PG. Gempolkrep memberikan jaminan pasar, bantuan modal, dan bagi hasil, aspek teknis yaitu PG. Gempolkrep memberikan pembinaan dan petani tebu memberikan bahan baku, aspek sosial yaitu kedua belah pihak berusaha melakukan kerjasama sesuai kesepakatan, aspek lingkungan yaitu kedua belah pihak membatasi penggunaan bahan kimia. Penerimaan yang diterima petani sebesar Rp 327.031.898,70 dan keuntungan sebesar Rp 188.397.351,2 per luas lahan garapan 5,53 ha. kendala yang dihadapi yaitu kecurangan petani tebu, pencairan hasil lelang gula yang sering terlambat, jadwal penyerahan tebu yang diberikan tidak disertai volume, dan nota hasil produksi gula diberikan tidak terperinci.

 

Keywords
Kemitraan, petani tebu, PG. Gempolkrep

Article Metrics:

  1. Amir, Indra Tjahaja. 2010. Tingkat Kepuasan dan Kepatuhan Petani Tebu terhadap Pola Kerjasama dengan Pabrik Gula Gempolkrep. Jurnal MAPETA. 7(2): 72-44.
  2. Cahyarubin, A. Analisis Pendapatan Usahatani Tebu Petani Mitra dan Non Mitra Pg Rejoagung Baru, Kabupaten Madiun. Skripsi. Program Sarjana Institut Pertanian Bogor.
  3. Hafsah, M. J. 2000. Kemitraan Usaha. Sinar Harapan, Jakarta.
  4. Kementerian Pertanian. 2014. Outlook Tebu Komoditas Pertanian Subsektor Perkebunan Tahun 2014. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretaria Jendral-Kementrian Pertanian.
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Program Indonesia Pintar
  6. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2013 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
  7. Pintakami, L. B., D. N. Priminingtyas, dan Y. Yuliati. 2013. Analisis Kemitraan antara Pg. Candi Baru Dengan Petani Tebu Rakyat Kerjasama Usaha (TRKSU) di Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo. Jurnal SEPA Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. 10 (1):27-39.
  8. Rachbini, D.J. 1997. Potensi dan Strategi Pengembangan Kelembagaan Agribisnis. Prosiding Industrialisasi, Rekayasa Sosial dan Peranan Pemerintah dalam Pembangunan Pertanian Pusat Penelitian departemen Pertanian, Jakarta.
  9. Soekartawi. 2002. Ilmu Usaha Tani dan Penelitian Untuk Pengembangan Petani Kecil. Universitas Indonesia, Jakarta.
  10. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Alfabeta, Bandung.
  11. Sumanto. 1990. Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan. Penerbit ANDI, Yogyakarta.
  12. Suratiyah, K. 2006. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya, Jakarta.
  13. Utami, S., M. Saifi, dan Toni W. 2015. Evaluasi Pola Kemitraan Usaha Tani Tebu (Studi pada PTPN X (Persero) PG. Pesantren Baru Kediri). JAB Jurnal Administrasi Bisnis Universitas Brawijaya, 2 (2): 1-10.
  14. Utami, A., Dinar, dan Kosasih, S. 2016. Pengaruh Pola Kemitraan Terhadap Pendapatan Petani Tebu (Suatu Kasus di PT. PG Rajawali II, Unit PG Jatitujuh, Majalengka, Jawa Barat). Jurnal Ilmu Pertanian dan Peternakan Universitas Majalengka. 4 (1): 1-8.
  15. Widyantara, W. 2018. Ilmu Manajemen Usahatani. Udayana University Press, Bali.
  16. Yanutya, P. A. T. 2013. Analisis Pendapatan Petani Tebu di Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Skripsi. Program Sarjana Universitas Negeri Semarang.