ANALISIS SIKAP KONSUMEN PADA PEMBELIAN BERAS DI KOTA SALATIGA

*Farah Kamila -  Diponegoro University, Indonesia
Edy Prasetyo -  Diponegoro University, Indonesia
Wiludjeng Roessali -  Diponegoro University, Indonesia
Received: 21 Jul 2018; Published: 30 May 2019.
Open Access Copyright 2019 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 118 324

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis sikap konsumen terhadap atribut yang paling mempengaruhi pembelian beras dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian beras organik dan non organik di Kota Salatiga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2018 di Kelurahan Kutowinangun Lor, Kelurahan Kalibening, Kelurahan Tegalrejo dan Kelurahan Cebongan, Kota Salatiga. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Pengambilan sampel menggunakan metode multistage cluster sampling. Penentuan jumlah responden menggunakan metode quota sampling dengan responden sebanyak 100 orang. Analisis data menggunakan model multiatribut fishbein dan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden beras di Kota Salatiga lebih menyukai beras non organik. Secara serempak variabel jenis kelamin, umur, pendapatan, jumlah anggota keluarga, ketersediaan beras non organik dan harga beras non organik berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian beras. Secara parsial, variabel pendapatan dan ketersediaan beras non organik berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian beras, sedangkan variabel jenis kelamin, umur, jumlah anggota keluarga dan harga beras non organik tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian beras di Kota Salatiga.

Keywords
beras; fishbein; keputusan pembelian; logit; sikap

Article Metrics:

  1. Engel, J. F., R. D. Blackwell dan P. W. Miniard. 1994. Perilaku Konsumen. Edisi Keenam. Jilid 1. Binarupa Aksara, Jakarta.
  2. Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
  3. Gujarati, D. N. 2004. Basic Econometrics, Fourth edition. McGraw-Hill Inc, Singapore.
  4. Kotler, P dan G. Amstrong. 2008. Prinsip-Prinsip Pemasaran Jilid 1. Erlangga, Jakarta.
  5. Lestari, S. R, A, 2018. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen dalam Keputusan Pembelian Beras di Kota Makassar. Program Studi Agribisnis. Universitas Hasanuddin, Makassar. (Skripsi).
  6. Nafisah, S.N. 2013. Sikap dan persepsi konsumen terhadap jeruk lokal dan jeruk impor di pasar modern kota Bogor. Program Sarjana Jurusan Agribisnis. Institut Pertanian Bogor, Bogor. (Skripsi).
  7. Pusdatin (Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian). 2013. Buletin Konsumsi Pangan. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Jakarta. 4 (2): 8-18.
  8. Setiadi, N. 2003. Perilaku Konsumen (Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran). Prenada Media, Jakarta.
  9. Setiawan, A., W. A. Zakaria dan Y. Indriani. 2016. Perilaku konsumen dalam pembelian beras organik produksi Kabupaten Pringsewu. JIIA. 4 (2): 192-199.
  10. Statistik Pertanian. 2016. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
  11. Sumarwan, U., A. Noviandi dan Kibrandoko. 2013. Analisis proses keputusan pembelian, persepsi dan sikap konsumen terhadap beras organik di Jabotabek. Artikel Pangan. 22 (2): 333-344.
  12. Teme, Y.V. 2006. Analisis Pola Konsumsi Jeruk Lokal dan Jeruk Impor di Kota Bogor (Kasus Jeruk Medan dan Jeruk Mandarin). Program Sarjana Jurusan Manajemen Agribisnis. Institut Pertanian Bogor. (Skripsi).
  13. Tjiptono, F. 2008. Strategi Pemasaran, Edisi Tiga. Andi, Yogyakarta.
  14. Winaman, B. dan N. N. K. Yasa. 2014. Pengaruh penataan produk, jenis kelamin, dan daftar belanja terhadap keputusan pembelian tidak terencana (studi kasus pada konsumen ritel di Kota Denpasar). J. Manajemen. 3 (7): 2133-2149.