skip to main content

Technical Efficiency of Maize Farming Based on Participation Status in The Farmer Corporation Program in Central Lombok Regency

*Wiwid Nurul Asmi  -  Departement of Agricultural Socio-Economics, Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia 55281, Indonesia
Jamhari Jamhari  -  Departement of Agricultural Socio-Economics, Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia 55281, Indonesia
Jangkung Handoyo Mulyo  -  Departement of Agricultural Socio-Economics, Faculty of Agriculture, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia 55281, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Central Lombok Regency was selected as one of the areas for implementing  the farmer corporation program, focusing on maize commodities. The selection of maize aligns with the potential for superior commodities in Central Lombok Regency, which require support through a corporate base approach. This study aims to examine the factors that influence maize farming production, the level of technical efficiency and the factors that are the sources of technical inefficiency of maize farming. The research was conducted in Central Lombok Regency considering that the area is one of the major maize production centers in West Nusa Tenggara. The sample size was determined by quota sampling with 140 farmers. The sampling technique used snowball sampling. The analysis method used the Cobb-Douglas stochastic frontier production function with the maximum likelihood estimation (MLE) approach. The results showed that maize production is influenced by land tenure size, pesticide use, the number of seeds used and the type of seeds planted. The average level of technical efficiency is 0.87. The age factor is known to reduce technical efficiency, while extension services and participant candidate status increase the technical efficiency of maize farming in Central Lombok Regency. Efforts to increase technical efficiency by strengthening farmer groups and expanding access to extension services can be done through increasing the intensity of extension services with relevant, practical and interactive materials so as to attract farmer participation and increase farmer capacity can be achieved.

 
Fulltext Email colleagues
Keywords: Efficiency; Stochastic Frontier; Maize Farming

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : EN
  1. Abdulai, S., Nkegbe, P. K., & Donkoh, S. a. (2013). Technical Efficiency of Maize Production in Northern Ghana. African Journal of Agricultural Reseearch, 8(43), 5251–5259. https://doi.org/10.5897/AJAR2013.7753
  2. Ardiansyah, A., Susilawati, W., & Is, A. (2018). Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Produksi Jagung Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo. JAS (Jurnal Agri Sains), 2(1), 1–9. https://doi.org/10.36355/jas.v2i1.174
  3. Asmawati, A., Hamzah, A., & Jayadisastra, Y. (2025). Respon Petani Pada Penggunaan Benih Jagung BISI 2 di Desa Wakadia Kecamatan Watopute Kabupaten Muna. JIIKPP (Jurnal Ilmiah Inovasi Dan Komunikasi Pembangunan Pertanian), 4(1), 35–41
  4. Bakhsh, K. A., & Ahmad, B. (2006). Technical Efficiency and Its Determinant in Potato Production: Evidence from Punjab, Pakistan. The Lahor Journal of Economics, 11(2), 1–22
  5. Bawono, A. T. (2018). Peningkatan Efisiensi Usaha Tani melalui Model Konsolidasi Corporate Farming. Jurnal Perencanaan, V
  6. Bobihu, M., Rauf, A., & Boekoesoe, Y. (2022). Analisis Saluran Pemasaran dan Pendapatan Usahatani Jagung di Kecamatan Tomilito Kabupaten Gorontalo Utara. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(3), 215–221. https://doi.org/10.37046/agr.v6i3.16141
  7. Coelli, T. ., Rao, D. S. ., O’Donnell, C. ., & Battese, G. . (2005). An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis. Springer Science & Business Media
  8. Coelli, T., Rao, D., & Battese, G. (1998). An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis. Kluwer Academic Publisher
  9. Dalila, S., M, B., & I, B. (2018). Analisis Ketimpangan Pendapatan Usahatani Jagung di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. Agrinesia: Jurnal Ilmiah …, 2(2), 98–104. http://ejurnal.ung.ac.id/index.php/AGR/article/view/2481
  10. Fadwiwati, A. ., & Tahir. (2013). Analisis Faktor-faktor Produksi yang Memengaruhi Produksi dan Pendapatan Usahatani Jagung di provinsi Gorontalo. Jurna Pengkajian Dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 16(2), 92–101
  11. Fadwiwati, A. Y., Hartoyo, S., Kuncoro, S. U., & Rusastra, W. (2014). Analisis Efisiensi Teknis, Efisiensi Alokatif dan Efisiensi Ekonomi Usahatani Jagung Berdasarkan Varietas di Provinsi Gorontalo. Jurnal Agro Ekonomi, 32(1), 1–12
  12. Harnisah, Honorita B, S. M. (2017). Evaluasi Penerapan Teknologi Budi daya Jagung dengan Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) pada Lahan Sawah Tadah Hujan. Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2017
  13. Hidayati, R. (2018). Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Kubis di Kabupaten Agam Sumatera Barat. Jurnal Hexago, 2(1), 22–29
  14. Hidayati, R., & Jakiyah, U. (2021). Efisiensi Teknis dan Sumber Inefisiensi Teknis Pada Usahatani Padi Organik di Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Bisnis Tani, 7(2), 67–77. https://doi.org/10.35308/jbt.v7i2.4339
  15. Kementrian Pertanian. (2020). Outlook Jagung Komoditas Pertanian Subsektor Tanaman Pangan (Issue 0)
  16. Kune, S. J., Muhaimin, A. W., & Setiawan, B. (2016). Analisis Efisiensi Teknis dan Alokatif Usahatani Jagung (Studi Kasus di Desa Bitefa Kecamatan Miomafo Timur Kabupaten Timor Tengah Utara). Agrimor, 1(01), 3–6. https://doi.org/10.32938/ag.v1i01.23
  17. Kusnadi, N., Tinaprilla, N., Susilowati, S. H., & Purwoto, A. (2011). Analisis Efisiensi Usahatani Padi di Beberapa Sentra Produksi Padi di Indonesia. Jurnal Agro Ekonomi, 29(1), 25. https://doi.org/10.21082/jae.v29n1.2011.25-48
  18. Manurung, H. A., Asmara, R., & Maarthen, N. (2018). Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Jagung di Desa Maindu Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban : Menggunakan Pendekatan Stochastic Frontier (SFA). Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis (JEPA), 2(4), 293–302
  19. Margaretha, M., & Syuryawati, S. (2017). Penerapan Teknologi Produksi Jagung Melalui Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu Pada Lahan Sawah Tadah Hujan. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 1(1), 53. https://doi.org/10.21082/jpptp.v1n1.2017.p53-63
  20. Nikmah, A., Fauziyah, A., & Rum, M. (2013). Analisis Produktivitas Usahatani Jagung Hibrida di Kabupaten Sumenep. Agriekonomika, 2(2), 96–107
  21. Nursan, M. (2015). Efisiensi dan Daya SaingUsahatani Jagung Pada Lahan KeringDan Sawah di Kabupaten Sumbawa. Institut Pertanian Bogor
  22. Pakasi, C. B. D., Pangemanan, L., Mandei, J. R., & Rompas, N. N. I. (2011). Efisiensi Penggunaan Faktor Produksi Pada Usahatani Jagung di Kecamatan Remboken Kabupaten Minahasa. Agri-Sosioekonomi, 7(2), 51
  23. Palia, S., Rauf, A., & Saleh, Y. (2018). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi dan Pendapatan Petani Jagung Hibrida di Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorontalo Utara. Agrinesia, 3, 64–75
  24. Remedy, T. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung (Studi Kasus: di Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak). 71
  25. Rivanda, D. R., Nahraeni, W., & Yusdiarti, A. (2015). Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Padi Sawah (Pendekatan Stochastic Frontier). Jurnal Agribisnis, 1(1), 1–13. https://ojs.unida.ac.id/AGB/article/view/140
  26. Santoso, R., Sudarmadji, H., & Awiyanto. (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung di Kabupaten Kediri. Jurnal Pertanian Cemara, 10(1). https://doi.org/10.32503/agribisnis.v23i2.3625
  27. Silitonga, P. Y., Hartoyo, S., Sinaga, B. M., & Rusastra, I. W. (2016). Analisis Efisiensi Usahatani Jagung Pada Lahan Kering Melalui Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Provinsi Jawa Barat. 199–214
  28. Singh, S., & SHarma, S. (2011). Measurement of Technical Efficiency in Dairy Sector of India: A Stochastic Frontier Production Function Approach. TMC Academin Journal, 5(2), 51–64
  29. Sondakh, J., Rauf, A. W., Rembang, J. H. W., & Sudarti. (2016). Analisis Produksi dan Rantai Pemasaran Jagung di Kabupaten Minahasa Selatan provinsi Sulawesi Utara. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sulawesi Utara, 213–226
  30. Suarni, S. (2013). Pengembangan Pangan Tradisional Berbasis Jagung Mendukung Diversifikasi Pangan. Iptek Tanaman Pangan, 8((1)), 39–47
  31. Sukardi, L., Suparyana, P. K., & Septiadi, D. (2023). Tingkat Stabilitas Hasil Produksi Jagung di Nusa Tenggara Barat. Agroteksos, 33(1), 237. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v33i1.823
  32. Sumarno, J., Harianto, H., & Kusnadi, N. (2015). Peningkatan Produksi dan Efisiensi Usahatani Jagung Melalui Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) di Gorontalo. Jurnal Manajemen Dan Agribisnis, 12(2), 79–91. https://doi.org/10.17358/jma.12.2.79
  33. Suprapti, I., Darwanto, D. H., Mulyo, J. H., & Lestari, W. R. (2014). Efisiensi Produksi Petani Jagung Madura Dalam Mempertahankan Keberadaan Jagung Lokal. Agriekonomika, 3(1), 11–20
  34. Tangkowit, C. D., Manginsela, E. P., & Lumingkewas, J. R. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung di Kecamatan Poigar Kabupaten Bolaang Mongondow. Agri-Sosioekonomi, 19(1), 17–22. https://doi.org/10.35791/agrsosek.v19i1.45687
  35. Ulma, R. O., & Nainggolan, S. (2020). Dampak Penggunaan Input Produksi Terhadap Efisiensi Teknis Usahatani Jagung Program Upaya Khusus (Upsus) di Kabupaten Muaro Jambi - Indonesia. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 16(2), 139. https://doi.org/10.20961/sepa.v16i2.32382
  36. Wahyuningsih, A., Setiyawan, B. M., & Kristanto, B. A. (2018). Efisiensi Ekonomi Penggunaan Faktor-Faktor Produksi, Pendapatan Usahatani Jagung Hibrida dan Jagung Lokal di Kecamatan Kemusuk, Kabupaten Boyolali. Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 2(1), 1. https://doi.org/10.14710/agrisocionomics.v2i1.2672
  37. Yofa, R. D., Syaukat, Y., & Sumaryanto. (2021). Perubahan Efisiensi Teknis Usaha Tani Jagung pada Agroekosistem Lahan Kering. Jurnal Agro Ekonomi, 39(2), 97–116
  38. Yusuf, M. N. (2015). Efisiensi Teknis Usahatani Padi Sawah (Studi Kasus pada Kelompoktani Raksa Bumi III Desa Sindangsari Kecamatan Kawali Kabupaten Ciamis). 85–94

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.