ANALISIS EFISIENSI EKONOMI PENGGUNAAN FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI JAMUR TIRAM DI DESA GENTING KECAMATAN JAMBU KABUPATEN SEMARANG

*Vinisa Dyah Puspitasari -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Edy Prasetyo -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Heri Setiyawan -  Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 20 Oct 2017; Published: 20 Oct 2017.
Open Access Copyright 2017 Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 582 638

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan faktor–faktor produksi terhadap produksi jamur tiram dan menganalisis efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usahatani jamur tiram di Desa Genting Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2016 di Desa Genting Kecamatan Jambu Kabupaten Semarang. Metode penelitian  yang digunakan adalah metode survai. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan metode sensus dengan jumlah responden 30 orang petani jamur tiram. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan fungsi produksi model Cobb-Douglas dan analisis efisiensi ekonomi penggunaan faktor-faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi jamur tiram adalah luas lahan, serbuk kayu, bekatul dan tenaga kerja, sedangkan faktor produksi bibit dan kapur tidak berpengaruh nyata terhadap produksi jamur tiram. Penggunaan faktor produksi bibit, serbuk kayu, bekatul, kapur dan tenaga kerja secara ekonomi belum efisien, sedangkan penggunaan faktor produksi lahan secara ekonomi tidak efisien.


Kata Kunci : efisiensi; faktor produksi; jamur tiram

Article Metrics:

  1. Cahyana, Y.A., M. Mucrodji dan Bakrun. 1999. Pembibitan, Pembudidayaan dan Analisis Usaha Jamur Tiram. Penebar Swadaya, Jakarta.
  2. Ghozali, I. 2005. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
  3. Hernanto, F. 1991. Ilmu Usahatani. Penebar Swadaya, Jakarta.
  4. Lelley, J.I. dan Janβen. 1993. Interactions Between Supplementation, Fructifications-Surface AND Productivity of The Substrate of Pleurotus spp. The Chinese University Press, Hong Kong.
  5. Maulana, E. 2011. Panen Jamur Tiap Musim (Panduan Lengkap Bisnis dan Budidaya Jamur Tiram). Lily Publisher, Yogyakarta.
  6. Mubyarto. 1995. Pengantar Ekonomi Pertanian. PPBS, Jakarta.
  7. Muffarihah, L. 2009. Penambahan Bekatul dan ampas Tahu Pada Media Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Universitas Islam Negeri Malang, Malang. (Skripsi)
  8. Santoso, S. 2001. Analisi Parametrik dengan SPSS. Exelmultimedia, Jakarta.
  9. Soebagyo, J. 1997. Metode Penelitian Dalam Teori Dan Praktek. PT. Rineka Cipta, Jakarta.
  10. Soeharjo, A. dan Patong, D. 1999. SendiSendi Pokok Ilmu Usaha Tani. Departemen Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi. Fakultas Pertanian. Institut Pertanian Bogor, Bogor.
  11. Soekartawi. 2003. Teori Ekonomi Produksi Dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglass. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
  12. Sumodiningrat, G. 2001. Ekonometrika Pengantar. BPFE, Yogyakarta.
  13. Suriawiria, U. 2006. Budidaya Jamur Tiram. Kanisius, Yogyakarta.
  14. Umniyatie, S., Astuti., Pramiadi, D dan Henuhili, V. 2013. Budidaya jamur tiram (Pleuretus. Sp) sebagai alternatif usaha bagi masyarakat korban erupsi Merapi di Dusun Pandan, Wukirsari, Cangkringan, Sleman, DIY. Jurnal Inotek (17) : 2 167 – 168.
  15. Winarni, I dan Rahayu, U. 2002. Pengaruh Formulasi Media Tanam Dengan Bahan Dasar Serbuk Gergaji Terhadap Produksi Jamur Tiram Putih (Pleuratus Ostreatus). Jurnal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Terbuka.
  16. Wiratna, S dan Endrayanto P,. 2012. Statistik Untuk Penelitian. Graha Ilmu, Jakarta.